Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bangladesh Bisa Gelar Pemilu Pada 2025 Jika …

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Desember 2024 06:25 6:25 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Desember 2024 06:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemimpin sementara Bangladesh Muhammad Yunus mengatakan negaranya dapat menggelar pemilihan umum pada akhir 2025 atau awal 2026, tetapi menegaskan reformasi elektoral harus dilakukan terlebih dahulu sebelum pemilu digelar.

Pemenang anugerah Nobel berusia 84 tahun itu mengatakan penuntasan reformasi elektoral nantinya yang akan menentukan kapan pemilu bisa dilaksanakan.

“Apabila ada konsensus politik dan daftar pemilih tersedia secara akurat dengan hanya sedikit reformasi, mungkin pemilu bisa digelar pada akhir 2025,” kata Yunus dalam pidato yang ditayangkan di layar televisi, seperti dilansir DW hari Senin (16/12/2024).

“Apabila reformasi tambahan diperlukan, dan menunggu tercapainya konsensus nasional, maka mungkin akan memerlukan tambahan waktu sedikitnya enam bulan lagi,” imbuh Yunus, saat menyampaikan pidato berkenaan dengan peringatan ke-53 tahun lepasnya Bangladesh dari Pakistan.

Menyusul kejatuhan PM Sheikh Hasina akibat desakan rakyat yang menuntutnya mundur pada bulan Agustus, Muhammad Yunus didapuk untuk memimpin pemerintahan sementara.

Baca Juga

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Hasina dan partainya Liga Awami menghadapi tuduhan kecurangan pemilu dan penindasan terhadap kalangan oposisi, termasuk Partai Nasionalis Bangladesh (BNP). Ratusan orang tewas dalam beberapa pekan menjelang penggulingan Hasina, sebagian besar akibat tembakan polisi. Pembunuhan balasan setelah kejatuhannya mengakibatkan banyak korban tewas lainnya.

Surat perintah penangkapan untuk Hasina sudah dikeluarkan.

Pemerintahan Yunus berupaya melakukan reformasi untuk memulihkan lembaga-lembaga demokrasi dan mengatasi pelanggaran-pelanggaran di masa lalu.

Pekerjaan Yunus tidak mudah. Dia harus mengurus negara berpenduduk 173 juta orang di saat ketegangan agama meningkat, dengan minoritas Hindu mengklaim sebagai korban penindasan yang kejam di bawah pemerintahan sementara.

Dari pengasingannya di India Sheikh Hasina berusaha membuat suasana semakin keruh. Dia mengeluarkan pernyataan yang berisi tuduhan bahwa pemimpin sementara Bangladesh saat ini gagal melindungi umat Hindu dan kelompok minoritas lainnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BangladeshMuhammad YunusSheikh Hasina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Korban Syahid di Jalur Gaza mencapai 45.000 Jumlah Warga Gaza yang Syahid Akibat Serangan ‘Israel’ Tembus 45.000
Tulisan selanjutnya Takwa sebagai Landasan Hidup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Feature
29 Agustus 2026 10:49
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?