Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sebarkan Syiah, Sudan Tutup Pusat Kebudayaan Iran dan Usir Diplomatnya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 September 2014 13:04 1:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 September 2014 13:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sumber pemerintah Sudan mengumumkan hari Selasa  (02/09/2014) telah menutup Pusat Kebudayaan Iran  dan memberikan waktu 72 jam kepada staf pusat kebudayaan tersebut untuk meninggakan negara itu.

Seorang pejabat dari kementrian luar negeri  yang meminta untuk tidak disebut namanya mengatakan pada Senin malam pihaknya telah perwakilan Iran di negeri itu untuk segera meninggalkan Khartoum.

“Kementrian Luar Negeri Sudan memanggil kuasa usaha Iran di Khartoum dan mengatakan kepadanya keputusan menutup 3 pusat kebudayaan dan memberikan waktu selama 72 jam kepada para staf kebudayaan tersebut untuk meninggalkan negara ini,” ujarnya dikutib Sudantribune.com, Selasa kemarin.

“Pemerintah Sudan mengambil keputusan itu  dikarenakan meningkatnya  aktifitas penyebaran ajaran Syiah yang dilakukan oleh pusat kebudayaan Iran.”

Seorang pengamat Syiah tidak mau disebut namanya menjelaskan bahwa kemungkinan pemerintah mengelurkan keputusan ini karena dibawah  tekanan internal dan eksternal dari negara negara teluk ini, yang khawatir tentang pengaruh penyebaran Syiah di tepi barat dari laut merah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengamat menjelaskan lagi bahwa pemerintah menghadapi tekanan dan pengaruh kelompok gerakan Islam yang telah banyak berbicara tentang bahaya Syiah  melalui mimbar-mimbar masjid dan di halaman surat kabar.

Pusat Kebudayaan Iran pertama kali diresmikan pada tahun 1988 pada masa pemerintahan Sadiq Al-Mahdi sebelum munculnya kudeta yang dipimpin oleh Umar Hassan al-Basyir.

Kegiatan pusat kebudayaan Iran berfokus kepada kursus- kursus belajar bahasa Persia sebagaimana setiap markaz memiliki perpustakaan yang terbuka untuk umum.

Kelompok Syiah juga dikenal menfasilitasi perjalanan tahunan wartawan Sudan untuk mengunjungi Iran serta menyelenggarakan kompetisi menulis.

Bahkan untuk pertama kalinya sebuah penyelenggaraan terbuka merayakan hari kelahiran “Imam Mahdi” di selatan Khartoum tahun 2009 yang dihadiri seribu pengikut Syiah di Sudan.

Bulan lalu, tokoh media Mesir Ahmad al-Maslamani  memicu kontroversi setelah  berbicara di sebuah acaranya tentang perkembangan penyebaran ideologi Syiah di Sudan.

Ia sempat mengatakan bahwa jumlah pengikut Syiah di Sudan telah mencapai 12.000 orang sebagian besar dari mahasiswa yang menghadiri lokakarya mingguan yang diadakan oleh Atase Kebudayaan Iran.*/Abdurrahman Sibghotallah (Sudan)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iransunnisyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jika Daish Benar Khilafah Islam, Pejuang Afghanistan akan Gabung ISIS/ISIL
Tulisan selanjutnya Cianjur Kucurkan Rp11 Miliar untuk Didik Penghafal Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah

Berita
12 September 2026 09:43
Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800
Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

Terbaru

  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam
  • Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?