Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hari Gini Kirim Ucapan Selamat Tahun Baru, Apa Kata Warga Jepang?

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Desember 2024 13:44 1:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Desember 2024 13:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tahun baru 2025 segera tiba, tetapi menurut survei yang dilakukan Asahi Shimbun sebanyak 57 persen responden mengaku tidak akan mengirimkan kartu ucapan lewat pos tahun ini.

Survei serupa yang dilakukan tahun lalu menunjukkan angka 33 persen, artinya semakin banyak orang yang tidak lagi berminat untuk mengirimkan kartu ucapan selamat tahun baru lewat pos, lansir Asahi Shimbun Senin (16/12/2024).

Survei itu, yang dilakukan oleh Asahi Shimbun lewat sambungan telepon pada 14-15 Desember 2024, menunjukkan bahwa hanya 42 persen responden saja yang bermaksud untuk mengirim kartu ucapan selamat tahun baru, menurun tajam dari tahun 2019 yang mencapai 64 persen.

Dari mereka yang mengaku berencana untuk mengirim kartu, sebanyak 25 persen mengatakan akan mengirimkan kartu sebanyak 20 atau kurang. Persentase itu naik sedikit dari 24 persen pada tahun 2019.

Sebanyak 12 persen responden mengaku berencana untuk mengirim 21-50 pucuk kartu, sementara 3 persen bermaksud mengirim 51-100 pucuk kartu ucapan selamat tahun baru. Hanya satu persen yang bermaksud untuk mengirim 101-200 kartu, dan 1 persen lainnya mengaku akan mengirim lebih dari 200 kartu. Semua angka tersebut menurun dari hasil survei tahun 2019.

Baca Juga

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Ditinjau dari kelompok usia, mereka yang berusia 18-29 tahun paling sedikit yang mengaku berencana untuk mengirim kartu ucapan selamat tahun baru. Sebanyak 78 persen mengaku tidak akan mengirim kartu ucapan.

Sementara itu, responden berusia 60-an tahun paling banyak yang mengaku kemungkinan besar akan mengirimkan kartu ucapan, hanya 42 persen yang mengatakan tidak akan mengirim kartu selamat tahun baru.

Ketika ditanya apakah ucapan selamat tahun baru secara digital lewat media sosial atau email dianggap mencukupi sebagai pengganti dari kartu ucapan tradisional, sebanyak 58 persen mengatakan ya, sementara 35 persen mengatakan tidak.

Dari mereka yang mengatakan ya, sebanyak 69 persen mengatakan tidak akan mengirim kartu ucapan selamat tahun baru, dengan persentase terbanyak 80 persen dari kalangan usia 18-29 tahun.

Survei dilakukan dengan menggunakan metode RDD, di mana komputer secara acak menampilkan nomor telepon rumah atau ponsel yang akan dihubungi. Total, sebanyak 1.049 tanggapan yang valid terkumpul dalam survei tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jepangtahun baru
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bantuan Kemanusiaan IHH IHH Kirim 60 Truk Penuh Bantuan Kemanusiaan ke Suriah
Tulisan selanjutnya Jenderal Pengawal Senjata Nuklir Rusia Tewas Akibat Bom Rakitan di Skuter

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

2 Juni 2026 18:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?