Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Lebih 70 Peserta Aksi Pro-Palestina di London Ditangkap jelang Gencatan Senjata Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Januari 2025 17:23 5:23 pm
Ahmad
Dipublikasikan 19 Januari 2025 17:22
Bagikan
Puluhan ribu demonstran pro-Palestina, memegang spanduk dan bendera Palestina, berkumpul di pusat kota London meskipun ada pembatasan polisi dan rute terlarang di London, Inggris Raya pada 18 Januari 2025/AA
Bagikan

Hidayatullah.com—Ribuan orang berkumpul dan lebih dari 70 orang ditangkap selama unjuk rasa pro-Palestina yang diadakan di pusat kota London pada hari Sabtu (18/1/2025), menjelang penerapan perjanjian gencatan senjata antara penjajah ‘Israel’ dan salah sayap pembebasan Palestina, Gerakan Perlawanan Islam (Hamas).

Sebagian besar ditangkap karena dicurigai memasuki area yang diperuntukkan untuk protes di dekat gedung-gedung pemerintahan utama di pusat kota London.

Gencatan senjata, yang dijadwalkan berlaku pada Ahad pagi (19 Januari 2025) hari ini, melibatkan pembebasan sandera ‘Israel’ yang ditahan Hamas dan tahanan Palestina yang ditahan ‘Israel’, penarikan pasukan ‘Israel’ dari wilayah padat penduduk di Gaza dan peningkatan volume pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah yang dikwpung dan terkena dampak genosida ‘Israel’.

“Kami sangat optimis” tentang gencatan senjata, kata Sophie Mason kepada AFP.

“Oleh karena itu, kita perlu memastikan gencatan senjata dilaksanakan,” kata wanita berusia 50 tahun itu, yang secara rutin berpartisipasi dalam protes pro-Palestina di ibu kota Inggris.

Baca Juga

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Penangkapan sebanyak 70 orang yang dilakukan selama protes tersebut merupakan jumlah terbesar sejak unjuk rasa semacam itu dimulai di London pada Oktober 2023, menurut Kepolisian Metropolitan.

Protes itu direncanakan akan berpusat di Whitehall, lokasi kantor-kantor pemerintah utama Inggris, setelah polisi menolak rute yang awalnya diusulkan oleh penyelenggara – yang menurut Polisi Metropolitan terlalu dekat dengan sinagoge Yahudi.

Namun, polisi menyatakan bahwa ada “upaya terkoordinasi” oleh Kampanye Solidaritas Palestina (PSC) untuk melanggar persyaratan, setelah beberapa pengunjuk rasa berbaris dari Whitehall dan menuju Trafalgar Square.

“Ini adalah jumlah penangkapan tertinggi yang pernah kami lihat, sebagai respons terhadap peningkatan kejahatan yang paling signifikan,” kata komandan polisi Adam Slonecki dalam sebuah pernyataan.

“Penyelidikan saat ini sedang berlangsung dan kami akan melakukan segala upaya untuk mengadili mereka yang teridentifikasi.”

Sebelumnya, PSC menyebut kondisi yang ditetapkan polisi sebagai tindakan “represif”, kutip AFP.

Kesepakatan gencatan senjata datang setelah hari ke-470 aksi genosida ‘Israel’ di Jalur Gaza, yang dimulai pada 7 Oktober 2023, dan menyebabkan lebih dari 47.000 warga Palestina syahid, menurut otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza, dengan total 157.000 meninggal dan dan terluka, sebagian besar anak-anak dan wanita.

Lebih dari 11.000 orang dinyatakan hilang, di tengah kehancuran besar-besaran dan kelaparan yang menewaskan puluhan anak-anak dan orang tua, dalam salah satu bencana kemanusiaan terburuk di dunia.

Pada bulan November, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan genosida untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, serta kepala militer Hamas Mohammed Deif.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gencatan senjataGerakan Perlawanan IslamHAMASisraelkota LondonPro-Palestinaunjuk rasa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gencatan Senjata ‘Tertunda’ Akibat Serangan Zionis Berlanjut di Gaza
Tulisan selanjutnya Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali

Berita
20 Oktober 2026 21:55
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Terbaru

  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

20 Oktober 2026 13:24
Yahudi Haredi Wajib Militer
Berita

Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

20 Oktober 2026 13:10
Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

19 Oktober 2026 21:48
Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

19 Oktober 2026 12:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?