Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Starbucks akan PHK 1.100 Karyawan di Tengah Gelombang Boikot Produk Pendukung ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 Februari 2025 09:58 9:58 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Februari 2025 10:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Waralaba kopi asal Amerika Serikat, Starbucks, pada Sein mengumumkan akan memberhentikan 1.100 karyawan di tengah gelombang boikot yang menghantam produk-produk ‘Israel’ dan AS.

“Kami menyederhanakan struktur kami, menghilangkan lapisan-lapisan dan duplikasi, dan menciptakan tim-tim yang lebih kecil dan lebih lincah,” kata CEO Starbucks Brian Niccol (24/02/2025).

Tujuan pemberhentian tersebut, lanjut Brian, adalah untuk beroperasi lebih efisien, meningkatkan akuntabilitas, mengurangi kompleksitas dan mendorong integrasi yang lebih baik.

“Semuanya dengan tujuan untuk menjadi lebih fokus dan mampu mendorong dampak yang lebih besar pada prioritas kami,” ujarnya.

Niccol telah berjanji untuk mempercepat layanan, meningkatkan pengalaman pemesanan melalui ponsel, dan mengembalikan suasana kafe perusahaan di dalam gerai.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Starbucks mempekerjakan 16.000 pekerja korporat pada bulan September. Perusahaan menyatakan bahwa para karyawan di bagian manufaktur, distribusi, pergudangan, dan pemanggangan serta karyawan kafe tidak akan terpengaruh oleh pemutusan hubungan kerja ini.

Pengumuman terbaru dari jaringan kopi Amerika ini muncul di tengah-tengah boikot terhadap produk-produk asal Amerika Serikat sebagai respon atas dukungan Washington terhadap ‘Israel’ selama perang genosida di Gaza, sementara Starbucks berjuang dengan serangkaian penurunan penjualan kuartalan.

Gencatan senjata telah diberlakukan di Gaza sejak bulan lalu, menghentikan sementara perang genosida ‘Israel’, yang telah mengakibatkan kematian sedikitnya 48.300 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan membuat daerah kantong tersebut hancur.

Pada bulan November, Mahkamah Pidana Internasional menerbitkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

‘Israel’ juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya di wilayah tersebut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BDSboikotproduk Israelstarbucks
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hawa Dingin Menyumsum di Gaza Enam Bayi Baru Lahir Meninggal
Tulisan selanjutnya Suriah Larang Kelompok Bersenjata Selain Militer Negara Suriah Larang Kelompok Bersenjata Selain Militer Negara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?