Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Suriah Larang Kelompok Bersenjata Selain Militer Negara

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 Februari 2025 14:48 2:48 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Februari 2025 15:00
Bagikan
Suriah Larang Kelompok Bersenjata Selain Militer Negara
Bagikan

Hidayatullah.com – Dialog nasional Suriah, yang diadakan pada Selasa di Damaskus, menyatakan bahwa semua kelompok bersenjata yang beroperasi di luar militer negara akan dianggap “terlarang”.

Daftar isi
  • ‘Aturan hukum’
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Dalam pernyataan bersama, para partisipan sepakat menyerukan “monopoli senjata oleh negara, membangun tentara nasional yang profesional dan menganggap semua formasi bersenjata di luar institusi resmi sebagai kelompok terlarang”.

Melansir Daily Sabah, pernyataan ini merujuk kepada kelompok teroris PKK, pasukan YPG yang dipimpin oleh cabang PKK di Suriah, serta faksi-faksi lain yang telah menolak untuk meletakkan senjata mereka sejak penggulingan diktator Bashar Assad.

Presiden transisi Suriah, Ahmed Al-Sharaa, berjanji untuk memastikan kesepakatan itu dan menyebut hal tersebut merupakan “fase bersejarah baru” bagi Suriah.

Pertemuan antara elemen masyarakat Suriah tersebut dilakukan setelah adanya seruan dari masyarakat internasional agar pemerintah baru melibatkan semua komponen masyarakat Suriah.

Baca Juga

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mulai dari masyarakat sipil, tokoh agama, tokoh oposisi dan seniman hadir dalam dalam dialog nasional tersebut, sebuah kegiatan yang tidak pernah terdengar di bawah pemerintahan Assad.

Berbicara pada pertemuan tersebut, al-Sharaa mengatakan: “Suriah telah mengundang Anda semua hari ini … untuk berkonsultasi satu sama lain tentang masa depan negara Anda.”

“Suriah tidak dapat dipisahkan; Suriah adalah satu kesatuan yang utuh, dan kekuatannya terletak pada persatuannya,” kata presiden sementara itu. “Persatuan senjata dan monopoli oleh negara bukanlah kemewahan, melainkan tugas dan kewajiban,” tegas Al-Sharaa.

Al-Sharaa juga mengatakan bahwa pihak berwenang akan “bekerja untuk membentuk badan keadilan transisi untuk memulihkan hak-hak rakyat, memastikan keadilan, dan, insya Allah, membawa para penjahat ke pengadilan.”

Kantor berita pemerintah SANA mengatakan sekitar 6.000 orang hadir secara online, banyak di antaranya dari luar negeri, dengan bermacam workshop yang membahas berbagai isu termasuk kebebasan dan konstitusi.

Houda Atassi dari komite persiapan dialog mengatakan pada X bahwa acara tersebut akan “tercatat dalam sejarah sebagai pengalaman baru bagi rakyat Suriah.”

Ia berharap konferensi ini akan menjadi “awal yang nyata untuk memulihkan stabilitas dan persatuan Suriah.”

‘Aturan hukum’

Pemerintah transisi bertugas untuk mengelola urusan hingga 1 Maret, ketika pemerintahan baru akan dibentuk.

Dalam pidatonya, al-Sharaa menekankan pentingnya penegakan hukum dan menyoroti tugas pemerintah sementara untuk “mengadili mereka yang melakukan kejahatan terhadap warga Suriah.”

“Kita harus membangun negara kita di atas aturan hukum, dan hukum harus dihormati oleh mereka yang menegakkannya,” katanya.

Kebijakan luar negeri Suriah akan didasarkan pada “keseimbangan dan keterbukaan,” tambahnya.

“Kami ingin mengembangkan hubungan yang kuat dengan negara-negara yang telah menghormati kedaulatan kami sambil tetap membuka pintu dialog dengan pihak mana pun yang ingin membangun kembali hubungannya dengan kami berdasarkan rasa saling menghormati.”

Gerakan anti-rezim Al-Sharaa telah berusaha untuk memoderasi retorikanya dan bersumpah untuk melindungi agama dan etnis minoritas di Suriah.

Serangan yang dipimpinnya yang menggulingkan Assad pada 8 Desember lalu mengakhiri lima dekade pemerintahan tangan besi keluarganya.

Al-Sharaa mengatakan pada awal bulan ini bahwa dibutuhkan waktu empat sampai lima tahun untuk menyelenggarakan pemilihan umum di Suriah dan dua sampai tiga tahun untuk menulis ulang konstitusi.

Suriah juga tidak memiliki parlemen setelah badan legislatif era Assad dibubarkan menyusul penggulingannya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmed al-SharaaKurdiMiliter SuriahPKKsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Starbucks akan PHK 1.100 Karyawan di Tengah Gelombang Boikot Produk Pendukung ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Cara Menyimpan Video TikTok Tanpa Watermark Dituduh Menyulut Terorisme Lewat TikTok Sejumlah Pemuda Aljazair Diproses Hukum di Prancis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?