Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

MUI Ketapang Tetapkan “Islam Sejati” sebagai Aliran Sesat,  Warga Diminta Waspada

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 April 2025 22:55 10:55 pm
Ahmad
Dipublikasikan 28 April 2025 22:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Masyarakat Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dikejutkan dengan kemunculan aliran keagamaan baru bernama “Islam Sejati” yang kini resmi dinyatakan sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sandai.

Aliran yang dipimpin Alan Kurniawan (AK), warga Desa Riam Bunut, Kecamatan Sungai Laur, ini dinilai menyimpang dari ajaran Islam yang lurus dan sahih, berdasarkan hasil kajian dan keputusan resmi MUI Sandai.

Dalam pernyataan tertulis nomor 01/04/MUI-SD1/25, Ketua MUI Kecamatan Sandai, KH. Uti Ahmad Qusyairi, menegaskan bahwa ajaran ini sangat membahayakan akidah umat dan berpotensi menimbulkan keresahan sosial.

“Ajaran ini tidak bersumber dari ilmu agama yang sah. Ini jelas penyimpangan yang bisa menyesatkan umat. Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi kelompok ini demi menjaga keutuhan akidah Islam,” tegas KH. Uti dalam konferensi pers, Kamis (24/4/2025).

Respon Tegas MUI dan Aparat

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Ketua MUI Kabupaten Ketapang, Drs. KH. Faisol Maksum, membenarkan keabsahan pernyataan MUI Sandai.

“Berdasarkan 10 kriteria aliran sesat dari MUI Pusat, aliran Islam Sejati ini terindikasi sesat. Kami sudah bahas di Komisi Fatwa dan akan segera bertindak,” ujar KH Faisol saat dikonfirmasi Sabtu malam (26/4/2025).

MUI bersama Tim Pakem, Kementerian Agama, serta Polres Ketapang berencana melakukan tabayyun (klarifikasi) terhadap Alan Kurniawan dalam waktu dekat untuk menggali lebih dalam ajaran yang disebarkan.

“Kami akan menggelar pertemuan tabayyun, Insya Allah difasilitasi Camat Sandai. Hasilnya nanti akan menentukan langkah hukum lebih lanjut,” tambahnya.

Kapolsek Sandai, IPDA Ibnu Saputra, juga menyatakan bahwa pihak kepolisian telah meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas kelompok tersebut.

“Kami sudah menginstruksikan Bhabinkamtibmas untuk memberikan imbauan kepada warga. Jika ada aktivitas mereka, segera laporkan untuk ditindaklanjuti,” tegas IPDA Ibnu.

Mediasi bersama Forkopimcam Sandai dijadwalkan berlangsung pada Selasa (29/4/2025) mendatang.

“Kalau ada ajaran yang aneh dan tidak sesuai dengan ajaran Islam yang sahih, segera laporkan ke MUI atau aparat terdekat,” imbau KH Uti Ahmad Qusyairi.

Kasus ini menjadi pengingat betapa pentingnya kolaborasi antara ulama, aparat, dan masyarakat dalam menjaga kemurnian ajaran Islam di tengah berbagai tantangan zaman.

Ciri-ciri Penyimpangan Ajaran “Islam Sejati”

Berdasarkan investigasi MUI Sandai, berikut tujuh ajaran menyimpang yang diajarkan kelompok ini:

  1. Mengklaim diri sebagai Allah dan Rasulullah: AK mengartikan kalimat kedua syahadat sebagai “dan aku Muhammad Rasul Allah SWT”, serta menyebut dirinya sebagai Allah dan Rasul.
  2. Merendahkan shalat wajib: Mengajarkan bahwa shalat fardhu hanya untuk pamer (riya’) dan shalat batiniah lebih utama, bahkan tujuan akhirnya adalah menghilangkan kewajiban shalat fardhu.
  3. Menggugurkan syarat ibadah haji: Menyatakan bahwa haji tidak perlu ke Mekah, cukup berziarah ke makam Tanjungpura dan Matan.
  4. Menambah lafaz dalam niat shalat: Mengajarkan penambahan kata “Nur Muhammad” dalam niat shalat.
  5. Menyisipkan ayat asing dalam surat Al-Fatihah: Mengklaim adanya ayat-ayat tersembunyi di antara ayat-ayat Al-Fatihah.
  6. Mengklaim mendapat ilmu dari mimpi bertemu Nabi Muhammad: Menjadikan mimpi sebagai dasar ajaran dan “wahyu baru”.
  7. Mendoktrinasi pengikut: Menganggap orang yang tidak mengakui klaim pemimpinnya sebagai orang bodoh atau gila.

Pentingnya Waspada Terhadap Aliran Sesat

MUI menegaskan bahwa masyarakat harus lebih selektif dalam menerima ajaran keagamaan. Penyimpangan agama sering kali dikemas dengan istilah spiritual dan tampilan Islami yang menipu.

Ciri umum ajaran sesat yang harus diwaspadai antara lain:

  • Mengaku sebagai nabi atau rasul baru.
  • Menafsirkan Al-Qur’an tanpa dasar ilmu.
  • Membatalkan rukun Islam dan rukun iman.
  • Memaksa penyembahan kepada tokoh tertentu.
  • Menolak hadis sahih dan sumber hukum Islam.
  • Melarang shalat, haji, dan kewajiban agama lainnya.
  • Mengklaim hanya kelompok mereka yang masuk surga.*
Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aliran sesatHeadlineIslam SejatiKalimantan BaratKecamatan SandaiKetapangMajelis Ulama IndonesiaMUI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Prancis Mengutuk Aksi Penikaman Seorang Muslim di Sebuah Masjid
Tulisan selanjutnya Doa di Arafah Terkabul, Seorang Ayah Ajak Istri dan 7 Anak Berangkat Haji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?