Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Aplikasi Ustadzku Upaya Menjawab Tantangan Zaman di Era Digital

Bambang S
Terakhir diupdate: 6 Mei 2025 08:47 8:47 am
Bambang S
Dipublikasikan 6 Mei 2025 08:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Founder Ustadzku, Arif Fahrudin mengatakan aplikasi yang ia gagas ini lahir dari dorongan kuat untuk melakukan pembaruan dalam metode dakwah Islam.

Daftar isi
  • Standarisasi bukan Sertifikasi
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Memiliki tagline Cara Cerdas Cari Ustadz, aplikasi ini berupaya menjawab tantangan zaman dan memperluas akses umat terhadap layanan keislaman berbasis platfrom digital.

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah ini memaparkan lima motivasi dan semangat yang melatarbelakangi pengembangan Aplikasi Ustadzku.

Pertama, modernisasi pelayanan penyiaran keagamaan Islam agar selaras dengan kebutuhan zaman.

“Kedua, spiritnya adalah penguatan dakwah dan ibadah. Aplikasi Ustadzku bisa memudahkan umat untuk mendapatkan dai yang otoritatif dan kompeten,” kata kiai Arif dalam sambutannya pada Peluncuran Aplikasi Ustadzku di Gedung BJ Habibie, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta, Senin (5/05/2025).

Baca Juga

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Ketiga, sambungnya, tentu untuk melayani kebutuhan umat melalui platform aplikasi digital.
Melalui aplikasi ini, umat bisa memilih dan mendapatkan ustadz yang kompeten sesuai kebutuhannya seperti Tahlilan, ceramah lahiran dan khitanan, pernikahan, dan lainnya.

Keempat, menjadi mitra strategis bagi ustadz, mubaligh, dai, penceramah, pengajar, dan akademisi Muslim dalam menyampaikan pencerahan kepada umat.

Kelima, penguatan kualitas dai yang otoritatif, kredibel, kompeten; berpegang teguh pada prinsip Ahlussunnah wal Jamaah dan Islam wasathiyah; serta memiliki pemahaman yang utuh pada Pancasila dan UUD 1945.

Standarisasi bukan Sertifikasi

Sementara itu, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis, mengapresiasi kehadiran Aplikasi Ustadzku. “Saya ucapkan selamat kepada Ustadzku yang memfasilitasi para ustadz untuk dikenal di ruang publik,” kata pengasuh pesantren Cendekia Amanah Depok ini.

Ia menilai Aplikasi Ustadzku bisa menjadi media promosi, rekomendasi, dan transformasi bagi ustadz dan ustadzah yang berkualitas dan kompeten, yang mungkin selama ini belum mendapatkan kesempatan tampil di publik karena belum populer di media sosial.

Karena hal itu pula ia mendorong agar ustadz dan ustadzah di Aplikasi Ustadzku mengikuti Standarisasi Dai MUI agar memiliki persepsi yang sama, baik di bidang keagamaan maupun kebangsaan. “Saya berharap, Aplikasi Ustadzku bisa dikelola secara konsisten dan profesional sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh semua pihak,” ungkap alumnus LIPIA Jakarta ini.

Senada dengan kiai Cholil, Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, turut menyambut baik kehadiran Aplikasi Ustadzku. Menurutnya, itu adalah ide yang luar biasa. Ia juga selalu mengingat pesan KH Ma’ruf Amin, yang menyatakan bahwa Islam yang paling tepat di Indonesia yakni Islam Ahlussunnah wal Jamaah. Diharapkan, ke depan ustadz dan ustadz di aplikasi ini tidak hanya berkiprah di Indonesia, tetapi juga di luar negeri.

Kiai Noor bahkan sepakat agar para dai ustadz ini menjadi duta BAZNAS RI. “Ustadz dan ustadzah Indonesia cenderung disukai di luar negeri karena bacaan Al-Qur’annya bagus, ceramahnya enak, dan pandai membuat guyonan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, BAZNAS menerima banyak proposal pengiriman dai ke wilayah 3T dan juga luar negeri. “Dari sini (Aplikasi Ustadzku) kita bisa mempengaruhi Indonesia dan dunia,” tegasnya.

Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Hendrian, turut bersuka cita atas peluncuran Aplikasi Ustadzku. Ia menyampaikan umat Islam perlu terus berinovasi untuk membangun diri. Ia mengaku dengan senang hati jika BRIN dilibatkan berkolaborasi dengan tim terkait pengembangkan Aplikasi Ustadzku Versi 2.0 ke depannya.

Lebih lanjut ia juga menyinggung soal potensi Halal Global.

“Produk halal sebetulnya secara market punya prospek yang sangat besar. Bisa kita garap bersama. Terutama pemanfaatan teknologi untuk produk halal,” pungkasnya./*Azim Arrasyid

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aplikasi UstadzkudaidakwahHeadlineMajelis Ulama Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pakar Vatikan: Paus Baru Harus Mampu Meredam Perpecahan di Internal Gereja
Tulisan selanjutnya Indonesia Tuan Rumah Jambore Pramuka Muslim Dunia 2025

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?