Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Puluhan Anak Meninggal Akibat Malnutrisi di Gaza Sejak Blokade Bantuan ‘Israel’

Bambang S
Terakhir diupdate: 14 Mei 2025 10:16 10:16 am
Bambang S
Dipublikasikan 14 Mei 2025 10:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Sedikitnya 57 anak di Gaza telah meninggal akibat malnutrisi atau kekurangan gizi sejak dimulainya blokade bantuan oleh zionis ‘Israel’ pada 2 Maret, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengutip Kementerian Kesehatan Palestina.

Berbicara dalam jumpa pers PBB di Jenewa pada Selasa, Richard Peeperkorn, perwakilan WHO untuk Tepi Barat dan Gaza yang diduduki, menggambarkan situasi di Gaza sebagai “salah satu krisis kelaparan terburuk di dunia.”

Yang terjadi karena “penghalangan disengaja” terhadap bantuan kemanusiaan, termasuk makanan dan pasokan medis, imbuh Peeperkorn.

Analisis terbaru oleh Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC) menunjukkan seluruh penduduk Gaza – sekitar 2,1 juta orang – berada pada “risiko kritis kelaparan,” setelah 19 bulan perang genosida ‘Israel’, pengungsian, dan pembatasan bantuan.

Dari 1 April hingga 10 Mei, 93 persen dari populasi, 1,95 juta warga Palestina di Gaza, diklasifikasikan dalam IPC Fase 3 atau lebih tinggi, yang berarti “krisis atau lebih buruk.” Ini termasuk 244.000 orang di Fase 5 (bencana), dan 925.000 di Fase 4 (darurat).

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

“Jika situasi ini terus berlanjut, hampir 71.000 anak di bawah usia lima tahun diperkirakan akan mengalami kekurangan gizi akut selama sebelas bulan ke depan,” kata Peeperkorn, seraya menambahkan bahwa hampir 17.000 ibu hamil dan menyusui juga berisiko.

Ia menekankan bahwa orang-orang di Gaza terjebak dalam “siklus berbahaya” di mana kekurangan gizi melemahkan sistem kekebalan tubuh, penyakit menyebar dengan cepat karena kurangnya air bersih dan sanitasi, dan akses ke perawatan kesehatan hampir tidak ada. Cakupan vaksin telah anjlok, dan risiko perlindungan anak meningkat.

“Tanpa cukup makanan bergizi, air bersih, dan akses ke perawatan kesehatan, seluruh generasi akan terpengaruh secara permanen,” ia memperingatkan, dengan menyebutkan stunting, gangguan perkembangan otak, dan masalah kesehatan kronis.

Perwakilan tersebut mengatakan bahwa mereka kesulitan untuk mempertahankan dukungan bagi 19 pusat perawatan kekurangan gizi karena logistik yang semakin menipis. Stok saat ini di Gaza hanya dapat merawat 500 anak – “sebagian kecil dari kebutuhan mendesak.”

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bencana Kemanusiaangenosida GazaJalur GazapalestinaPBB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dana Kekayaan Negara Terbesar di Dunia Mencabut Investasi dari Perusahaan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Pariwisata Halal di Brasil Rantai Pasok Halal Jadi Prioritas, BPJPH Tingkatkan Pengawasan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Berita
5 September 2026 09:34
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

3 September 2026 13:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?