Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dana Kekayaan Negara Terbesar di Dunia Mencabut Investasi dari Perusahaan ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 14 Mei 2025 09:22 9:22 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 Mei 2025 09:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Dana kekayaan negara Norwegia telah memutuskan untuk mencabut investasi dari Paz Retail and Energy, sebuah perusahaan ‘Israel’ yang mendukung pemukiman ilegal di Palestina.

Penarikan investasi atau juga disebut divestasi setelah pengawas etika dana kekayaan tersebut, Council on Ethics, menerapkan standar etika yang lebih ketat terhadap bisnis yang membantu penjajahan ‘Israel’ di Tepi Barat dan Jalur Gaza pada bulan Agustus.

Dana tersebut, yang merupakan yang terbesar di dunia, memiliki 1,5 persen saham yang terdaftar di 9.000 perusahaan di seluruh dunia. Dengan nilai $1,8 triliun, dana Norwegia tersebut telah menjadi pemimpin internasional dalam bidang investasi lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

“Dengan mengoperasikan infrastruktur untuk pasokan bahan bakar ke pemukiman Israel di Tepi Barat, Paz berkontribusi terhadap kelangsungan pembangunan mereka,” kata Council on Ethics dalam rekomendasinya untuk menarik investasi.

Menurut dewan pengawas, pemukiman didirikan dengan melanggar hukum dan keberadaannya merupakan pelanggaran yang terus berlanjut.

Baca Juga

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Divestasi yang dialami Paz Retail and Energy menyusul divestasi serupa pada bulan Desember di grup telekomunikasi ‘Israel’, Bezeq, atas keterlibatannya di wilayah penjajajah. Dana kekayaan negara atau WSF Norwegia menjual seluruh sahamnya di Bezeq.

Wakil Menteri Luar Negeri Norwegia Andreas Motzfeldt Kravik mengecam pengepungan Israel yang sedang berlangsung di Gaza sebagai “tidak bermoral dan sangat ilegal”.

Norwegia termasuk di antara 147 negara yang telah mengakui negara Palestina.

Pada bulan April, setahun setelah pengakuan Norwegia, Kravik mengumumkan pembentukan resmi hubungan diplomatik dengan Palestina, dengan penunjukan duta besar Palestina Marie Antoinette Sedin.

Selain mengajukan kasus Mahkamah Internasional (ICJ) tentang kewajiban kemanusiaan Israel berdasarkan hukum internasional, Norwegia memimpin koalisi internasional untuk solusi dua negara, bersama dengan Arab Saudi dan Uni Eropa, kata Kravik kepada Middle East Eye.

Konferensi PBB tentang negara Palestina dijadwalkan akan diadakan di New York dari tanggal 2-4 Juni, berdasarkan resolusi Majelis Umum PBB yang disahkan pada bulan Desember untuk mendukung solusi dua negara.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dana Investasi NegaraDana Investasi PemerintahDivestasiNorwegiapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Agen Shin Bet Berikan Informasi Menyesatkan sebelum Ada Serangan Pejuang Palestina
Tulisan selanjutnya Puluhan Anak Meninggal Akibat Malnutrisi di Gaza Sejak Blokade Bantuan ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Yahudi Haredi Wajib Militer
Berita

Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Berita
20 Oktober 2026 13:10
Jihad Santri di Era Modern
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

Terbaru

  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

20 Oktober 2026 13:24
Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

19 Oktober 2026 21:48
Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

19 Oktober 2026 16:57
Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

19 Oktober 2026 12:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?