Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pekerja Pelabuhan Prancis Menolak Layani Kapal terkait ‘Israel’

Para pekerja pelabuhan Marseille-Fos Prancis mengatakan penolakan ini sebagai bentuk protes terhadap genosida yang sedang berlangsung terhadap Palestina di Jalur Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 Juni 2025 22:13 10:13 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 5 Juni 2025 22:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pekerja pelabuhan Marseille-Fos menolak memuat peti kemas yang berisi suku cadang senapan mesin yang ditujukan ke ‘Israel’. Mereka dengan tegas menyatakan tidak mau terlibat dalam “genosida yang sedang berlangsung” di Gaza.

“Pelabuhan Marseille-Fos tidak boleh digunakan untuk memasok tentara Israel. Para pekerja dermaga dan staf pelabuhan tidak akan ambil bagian dalam genosida yang sedang berlangsung. Kami mendukung perdamaian di antara masyarakat dan menentang semua perang yang membawa kematian, kesengsaraan, dan pengungsian,” bunyi pernyataan serikat pekerja Konfederasi Buruh Umum (CTG), melansir New Arab pada Kamis (05/06/2025).

Aksi mogok kerja para pekerja pelabuhan tersebut menyusul laporan dari media investigasi Prancis dan Irlandia yang mengungkapkan bahwa sebuah kapal kargo, Zim Contship Era, dijadwalkan akan berlabuh di Fos-sur-Mer secara diam-diam untuk memuat 14 ton komponen senjata produksi Eurolinks.

Komponen-komponen ini, termasuk sabuk Eurolink yang digunakan dalam senapan mesin Negev 5, diduga ditujukan untuk Israel Military Industries, anak perusahaan Elbit Systems, salah satu produsen senjata terbesar di ‘Israel’.

Serikat pekerja mengaku berhasil mengidentifikasi kontainer dan menandainya. Peti kemas yang direncanakan akan dikirim pada Kamis itu diduga berisi 19 palet kayu komponen.

Baca Juga

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Melansir New Arab, ini menjadi pengiriman ketiga dari Marseille ke ‘Israel’ pada tahun 2025. Dua pengiriman sebelumnya terjadi pada 3 April dan 22 Mei, berupa pengiriman perlengkapan militer yang kompetibel dengan senjata api militer ‘Israel’.

Perang genosida entitas zionis ‘Israel’ di Gaza telah menyebabkan 54.600 warga Palestia syahid dan sebagian besar wilayah rata dengan tanah. Serangan udara membabi buta ‘Israel’ menyebabkan sekolah, rumah sakit, masjid dan infrastruktur publik lainnya hancur menjadi puing-puing.*

Baca juga: Serikat Pekerja Dermaga Maroko Serukan Boikot Kapal Pengangkut Senjata ‘Israel’

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaPekerja pelabuhanpelabuhanPerang GazaPrancissenjata Israelserikat pekerjatentara Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Simone Inzaghi Hijrah ke Arab Saudi Jadi Pelatih Klub Al-Hilal
Tulisan selanjutnya Serangan Houthi Berkurang Lalu Lintas Laut Merah Mencapai 60 Persen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Berita
16 Oktober 2026 14:56
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Terbaru

  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
  • Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
  • Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

13 Oktober 2026 05:30
Berita

Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

13 Oktober 2026 00:13
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?