Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tentara Bayaran Wagner Group Hengkang dari Mali, Afrika Corps Bertahan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Juni 2025 21:10 9:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Juni 2025 21:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tentara bayaran yang tergabung dalam perusahaan keamanan asal Rusia Wagner Group segera hengkang dari Mali setelah membantu junta militer Mali menguasai kembali wilayah di bagian tengah negara itu.

Hari Jumat (6/6/2025), Wagner Group mengatakan bahwa pihaknya akan meninggalkan Mali setelah tiga setengah tahun memerangi kelompok-kelompok bersenjata Muslim di negara itu.

Meskipun Wagner sudah mengumumkan akan menarik tentaranya, Africa Corps – pasukan paramiliter yang dikendalikan oleh pemerintah Rusia – akan bertahan di Mali, lansir DW.

Africa Corps lewat platform Telegram mengatakan bahwa kepergian Wagner tidak berpengaruh terhadapnya dan pihaknya masih akan tetap berada di Mali.

Wagner Group berada di Mali sejak militer negara itu mengusir pasukan Prancis dan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang sudah memerangi kelompok-kelompok Muslim selama satu dekade tanpa membuahkan hasil.

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Africa Corps dibentuk dengan dukungan Kementerian Pertahanan Rusia, setelah pendiri Wagner, Yevgeny Prigozhin, dan komandan militer Dmitry Utkin memimpin pemberontakan militer terhadap pimpinan tentara Rusia, kemudian meninggalkan Rusia menuju Belarus bersama tentara bayaran yang masih setia kepadanya. Prigozhin tidak lama kemudian tewas dalam kecelakaan pesawat di utara Moskow. Para pejabat Amerika Serikat menduga ada bom yang dipasang atau sabotase terhadap pesawat yang dinaiki Prigozhin sehingga jatuh.

Sekitar 70-80% anggota Africa Corps merupakan bekas tentara bayaran Wagner, menurut sejumlah kelompok percakapan di Telegram yang biasa digunakan oleh para tentara bayaran asal Rusia, yang dibaca oleh Reuters.

Sekitar 2.000 tentara bayaran dikerahkan di Mali. Tidak jelas berspa banyak yang berada di bawah komando Wagner dsn berapa banyak yang merupakan bagian dari Africa Corps, menurut para pejabat Amerika Serikat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Africa CorpsmalirusiaWagner Group
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya vape covid Vape Sekali Pakai Tidak Diperbolehkan di Inggris
Tulisan selanjutnya Idul Adha 1446 H Istana Negara Malaysia Sembelih 100 Sapi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?