Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dr. Byke: Sekolah yang Muridnya Pria Pun Potensi Homo atau Lesbian

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 September 2025 23:28 11:28 pm
Ahmad
Dipublikasikan 16 Juli 2025 23:23
Bagikan
Santri Pondok Pesantren
Bagikan

Hidayatullah.com—Seksolog Boyke Dian Nugraha memberikan perhatian khusus kepada orang tua mengenai peran keluarga dalam membentuk orientasi seksual anak. Ia menekankan bahwa keharmonisan keluarga dan sosok ayah yang kuat menjadi faktor penting agar anak-anak tidak terjerumus pada orientasi sesama jenis.

“Ketika anak-anak saya pacaran, apakah perempuan atau laki-laki, saya bersyukur kepada Tuhan. Itu berarti anak saya bukan gay, bukan lesbian. Saya tidak melarang anak-anak saya pacaran karena lingkungan bisa memengaruhi orientasi,” kata dokter spesialis obstetri dan ginekologi (SpOG) ini di kanal YouTube SUARA BERKELAS bertema “BONGKAR FAKTA DIBALIK Maraknya Kelainan Seksual di Masyarakat Kita”.

Pengisi acara “Malam Malam” di NET., ini mengatakan Menurut Dr. Boyce, lingkungan sekolah atau interaksi sehari-hari dapat memberikan pengaruh hingga 75–80 persen terhadap orientasi anak.

Ia mencontohkan beberapa kasus di mana laki-laki atau perempuan yang mengalami ketidakharmonisan keluarga atau kekerasan dalam rumah tangga cenderung mencari pasangan sesama jenis di kemudian hari.

“Banyak kasus wanita lesbian yang disakiti oleh pasangan atau suaminya dan akhirnya menjalin hubungan dengan perempuan lain. Begitu juga laki-laki yang kehilangan sosok ayah yang kuat bisa menjadi gay,” jelas “Go Healthy” di Metro TV.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Dr. Boyce juga membahas pentingnya pendidikan seksual yang sehat dan pengawasan orang tua dalam hubungan pacaran anak. Ia membolehkan anak-anaknya pacaran dengan batas tertentu, misalnya hanya sampai berciuman, untuk mengenal kecocokan pasangan tanpa melakukan hubungan intim lebih jauh.

Sekolah Muridnya Pria Pun Potensi Homo

Ia menekankan bahwa lingkungan sekolah juga memiliki pengaruh besar terhadap orientasi seksual anak. Menurutnya, anak yang berada di sekolah khusus laki-laki atau boarding school  yang seluruh pria atau sebaliknya yang semuanya wanita tetap memiliki risiko lebih tinggi tertarik sesama jenis karena faktor lingkungan.

“Bisa saja dipaksa di sekolah yang semuanya laki-laki, mereka akhirnya menjadi suka sesama jenis. Sama halnya di sekolah boarding yang semuanya perempuan bisa menjadi lesbian. Lingkungan bisa memengaruhi sampai 75–80 persen,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pengalaman traumatis, kehilangan figur ayah, atau dominasi ibu yang berlebihan juga bisa menjadi faktor risiko bagi anak laki-laki menjadi gay.

Ia menekankan bahwa keluarga yang harmonis, pendidikan agama yang kuat, serta bimbingan orang tua yang tepat menjadi faktor utama dalam membentuk anak yang sehat secara psikologis dan emosional.

“Orang tua harus memilih pasangan anak dengan cermat dan menjaga keharmonisan keluarga. Keharmonisan ini sangat luas dampaknya,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa usaha membimbing anak memerlukan perhatian dan effort yang besar, dan jika orang tua merasa tidak mampu, anak-anak dapat mencari lingkungan yang lebih menerima di negara-negara yang liberal terhadap LGBT, seperti Belanda, New Zealand, atau Amerika Serikat.

Berita ini menjadi pengingat penting bagi orang tua bahwa peran keluarga, sosok ayah, dan pendidikan yang harmonis sangat menentukan perkembangan psikologis dan orientasi anak.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakboarding schoolBoyke Dian Nugrahaorientasi seksualSeksologsesama jenis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahasiswa Pro-Kemalis Halangi Spanduk Ayat Al-Qur’an di Wisuda İTÜ dengan Pesan Sekuler
Tulisan selanjutnya Suriah menarik pasukan dari Suwaida Berhasil Redam Perselisihan Druze-Badui, Suriah Tarik Pasukan dari Suwaida

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?