Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mengaku Gangguan Jiwa, Pria Turki Nekat Coba Bakar Masjid Hagia Sophia

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2025 19:35 7:35 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 6 Agustus 2025 19:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pihak kepolisian Istanbul berhasil menangkap seorang pria yang berupaya membakar Masjid Hagia Sophia dan melarikan diri dari lokasi kejadian. Pelaku, yang menyulut api dengan salinan Injil saat melancarkan aksinya, dilaporkan memiliki catatan kriminal panjang.

Daftar isi
  • Peringatan 5 tahun Masjid Hagia Sophia
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Berita pembakaran baru viral dan ramai diperbincangkan pada 5 Agustus, meskipun sebenarnya insiden tersebut terjadi pada 11 Juli sekitar pukul 22.00.

Menurut media lokal, Haber Turk, insiden yang terjadi itu bermula ketika seorang pria dengan menyembunyikan wajahnya dari kamera dengan topi merah memasuki Masjid Agung Hagia Sophia. Kamera CCTV masjid memperlihatkan pria tersebut langsung membakar sebuah buku di samping sebuah tiang di depan Perpusatakaan Mehmet II.

Api yang membakar buku tersebut, yang kemudian diidentifikasi sebagai salinan Injil, kemudian menyebabkan karpet di bawah buku tersebut terbakar. Pria itu meninggalkan lokasi kejadian dengan tergesa-gesa menggunakan kendaraan, tetapi petugas polisi yang ditempatkan di dekat Hagia Sophia berhasil mengidentifikasi tersangka, yang kemudian ditangkap. Sementara itu, api dengan cepat dipadamkan oleh petugas keamanan sebelum menyebar.

Tersangka pembakar kemudian diidentifikasi sebagai Mesut Guclu, seorang warga berusia 42 tahun dari distrik Kagithane, Istanbul. Dalam pernyataannya dua hari setelah insiden, ia mengatakan bahwa ia seorang duda dengan tiga anak, serta membela diri dengan menyatakan bahwa ia menderita gangguan jiwa dan meminta perawatan.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Attempt to set fire to Hagia Sophia Mosque!

A man entered Hagia Sophia Mosque in Istanbul and set papers on fire behind the reading desk after the evening prayer.

A woman who noticed the fire informed the Imam, and a member of the congregation intervened and the flames were… pic.twitter.com/xTT43nCSPh

— DOAM (@doamuslims) August 5, 2025

Penyelidikan awal menemukan bahwa tersangka memiliki banyak catatan kriminal, termasuk tuduhan penyerangan, pengancaman, penghinaan, dan pencurian kendaraan, dan sebelumnya telah dirawat di rumah sakit jiwa setidaknya lima kali.

Setelah diperiksa oleh jaksa dan dihadapkan pada hakim di Istanbul, pengadilan memutuskan bahwa—berdasarkan bukti yang diajukan yang mengarah pada kejahatan ‘menyerang tempat ibadah’ dan bahwa tahanan telah melarikan diri setelah insiden dan berisiko merusak atau menghilangkan barang bukti—ia harus ditahan, sehingga ia kemudian dijebloskan ke penjara.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Yayasan melaporkan dalam sebuah pernyataan bahwa, setelah insiden pada 11 Juli, api berhasil dipadamkan tepat waktu dan tidak ada kerusakan signifikan yang terjadi di bagian dalam Hagia Sophia.

Peringatan 5 tahun Masjid Hagia Sophia

Pada 10 Juli 2025, sehari sebelum insiden pembakaran, menandai peringatan lima tahun pembukaan kembali Hagia Sophia menjadi masjid, membatalkan statusnya sebagai museum yang ditetapkan dalam keputusan Kabinet tahun 1934.

Setelah penaklukan Istanbul oleh sultan Utsmaniyah ketujuh, Mehmed II, pada 29 Mei 1453, Hagia Sophia, yang telah berfungsi sebagai gereja selama 916 tahun, diubah menjadi masjid.

Berkat penaklukan kota yang dulunya bernama Konstantinopel, Sultan Mehmed mendapatkan gelar “Fatih” (Sang Penakluk) dan melaksanakan shalat Jumat pertama di Hagia Sophia pada 1 Juni 1453.

Dengan jatuhnya Kekhalifahan Utsmaniyah dan berdirinya Republik Turki, status Hagia Sophia berubah lagi. Pada 24 November 1934, Dewan Menteri mengeluarkan Dekrit No. 7/1589, yang mengubah Hagia Sophia menjadi museum.

Pada tahun 2016, Asosiasi untuk Layanan Yayasan Sejarah dan Lingkungan mengajukan gugatan kepada Dewan Negara untuk membatalkan keputusan Kabinet tahun 1934 tersebut. Kasus ini diselesaikan pada 10 Juli 2020, ketika Majelis ke-10 Dewan Negara dengan suara bulat membatalkan keputusan Kabinet tahun 1934 yang menetapkan status museum Hagia Sophia.

Keputusan Dewan Negara disambut gembira oleh warga yang berkumpul di Alun-alun Hagia Sophia. Pada hari yang sama, Presiden Recep Tayyip Erdoğan menandatangani Keputusan Presiden untuk membuka kembali Hagia Sophia untuk beribadah.

Keputusan Presiden tersebut juga mengalihkan Hagia Sophia ke Direktorat Urusan Agama (Diyanet) dan menyetujui pemulihan statusnya sebagai masjid. Keputusan ini dipublikasikan dalam edisi khusus Lembaran Negara yang dirilis pada hari yang sama.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hagia SophiaHeadlineMasjid AgungpembakaranTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Missionaris Amerika Mengkaji Ulang Kitab Sucinya, Hasilnya Malah Masuk Islam Missionaris Amerika Mengkaji Ulang Kitab Sucinya, Hasilnya Malah Masuk Islam
Tulisan selanjutnya Pemukim Ilegal Israel Serbu Masjidil Aqsha, MUI: Itu Deklarasi Perang!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?