Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Akun Viral Mengaku Wanita Murtad dan Menyerang Islam, ternyata Dikelola Seorang Pria India

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 September 2025 20:03 8:03 pm
Ahmad
Dipublikasikan 7 September 2025 20:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah akun X yang mengaku-ngaku bernama ‘Fatima Khatun’, mengklaim sebagai Muslimah yang meninggalkan Islam (murtad) dan sering mengkritik Islam, ternyata adalah identitas palsu. Menurut laporan Dialogue Pakistan, akun ini dikendalikan seorang lelaki bernama Pankaj Srivastav dari Patna, India.

Informasi ini kemudian dikonfirmasi lewat penelusuran keamanan siber oleh pengguna X lainnya. Akun tersebut menjadi sorotan setelah mempublikasikan tulisan berjudul “11 reasons for leaving Islam” (11 Alasan Mengapa Meninggalkan Islam), yang menyebut Islam mengajarkan kebencian terhadap komunitas lain.

Konten itu langsung viral, meraih lebih dari 14 juta tayangan, 162 likes, dan 28 repost. Dalam unggahannya, Fatima bahkan mengklaim bahwa “pemerintah Pakistan telah membuat aduan ke platform X” — lengkap dengan tangkapan layar notifikasi keluhan dari Pakistan Telecommunication Authority (PTA).

“Akun ini mencetuskan kontroversi apabila mendakwa dirinya seorang wanita yang meninggalkan Islam. Namun, siasatan netizen membuktikan ia sebenarnya dikendalikan seorang lelaki India,” tulis DialoguePakistan

Identitas Asli Dibongkar

Baca Juga

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Setelah penyelidikan digital, sejumlah netizen mengungkap bahwa “Fatima Khatun” bukanlah perempuan Muslim. Sebaliknya, akun ini dikelola oleh Pankaj Srivastav dari Patna. Media Dialogue Pakistan mengutip hasil investigasinya:

“Pengendali akaun palsu itu adalah lelaki India bernama Pankaj Srivastav. Identitasnya terungkap setelah sejumlah tangkapan layar memperlihatkan kesamaan data digital dengan akun pribadinya.”

Analisis lebih lanjut juga menunjukkan bahwa foto profil “Fatima” diambil dari akun Instagram wanita yang tidak dikenal dan kemudian dimanipulasi agar terlihat sebagai perempuan Muslimah.

Pembongkaran ini langsung memunculkan kecaman luas, khususnya dari kalangan Muslim dan aktivis media digital.  Seorang pemerhati dunia siber, mengatakan: “Strategi seperti ini sengaja dicipta untuk menimbulkan kekeliruan, memecahbelahkan umat Islam, dan menanamkan narasi kebencian terhadap agama.”

Seorang pengguna X menegaskan dalam cuitannya: “Bayangkan betapa banyak orang yang terpengaruh dengan kebohongan akun ini. Ini bukan sekadar kritik, tapi propaganda yang terorganisir.”

Menurut Dialogue Pakistan, kasus Fatima Khatun mencerminkan tren penggunaan akun palsu dengan identitas agama-gender tertentu untuk menyebar ideologi politik. “Ini bukan kali pertama akaun pro-’Israel’ dan anti-Islam yang mengaku eks-Muslim terhubung dengan operator dari India.”

“Kisah ini mengingatkan kita betapa mudahnya identitas boleh dimanipulasi di era digital. Warga Masyarakat perlu lebih berwaspada, jangan cepat percaya dengan naratif ekstrem tanpa memeriksa sumbernya,” kutip media Malaysia, The Merdeka Times.

Beberapa laporan dan studi dari organisasi internasional dan lembaga penelitian menunjukkan adanya peningkatan ujaran kebencian terhadap umat Islam di India dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut laporan tahunan dari India Hate Lab, sebuah lembaga riset berbasis Washington, jumlah insiden ujaran kebecian meningkat tajam dari 668 kasus pada 2023 menjadi 1.165 kasus pada 2024—menandai lonjakan sebesar 74,4 %.

98,5 % dari insiden kebencian itu secara spesifik menargetkan Muslim, baik secara eksplisit maupun bersamaan dengan minoritas lain seperti Kristen. Sekitar 75 % dari insiden terjadi di negara bagian yang dikuasai oleh BJP—partai nasionalis Hindu yang berkuasa lapor The Hindu.

Di paruh kedua 2023 saja, terjadi kenaikan 62 % dalam ujaran kebencian terhadap Muslim (dari 255 insiden meningkat menjadi 413), tulis Reuters. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:akun XFatima KhatunHeadlineIndiameninggalkan IslammurtadMuslimahPankaj Srivastav
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Transplantasi Ginjal Banyak Alasan Mengapa Harus Meninggalkan Daging Babi, yang Jarang Dibahas
Tulisan selanjutnya Umur Berapa Seseorang Disebut Mandiri Finansial?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Berita
14 Oktober 2026 16:55
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

19 Oktober 2026 21:48
drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

19 Oktober 2026 12:54
Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

17 Oktober 2026 21:46
Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

17 Oktober 2026 10:37
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?