Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pakistan: Ini Saatnya Negara Muslim Bersatu Melawan ‘Negara Jahat Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 10 September 2025 22:54 10:54 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 11 September 2025 05:00
Bagikan
Menteri Pertahanan Pakistan serukan persatuan negara Muslim
Bagikan

Hidayatullah.com – Menteri Pertahanan Pakistan mendesak negara-negara Muslim untuk memanfaatkan “kekuatan ekonomi” melawan “negara jahat” Israel. Seruan itu disampaikannya dalam saat mengecam serangan ‘Israel terhadap Qatar.

Daftar isi
  • Qatar serukan ‘balasan dari seluruh kawasan’
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Saatnya negara-negara Muslim bersatu melawan Israel, negara jahat. Agendanya adalah menangani dunia Muslim secara komprehensif dan menetralisir kekuatan ekonomi apa pun yang mereka miliki. Berpikir bahwa bersikap lunak terhadap Israel akan membuat mereka aman adalah kebodohan,” tulis Asif di X.

Asif menegaskan keberhasilan Pakistan baru-baru ini melawan India, rivalnya, dengan menyatakan bahwa dengan pemerintahan dan kekuatan militernya berhasil menghadapi negara yang ukurannya lima kali lipat lebih besar.

“Pakistan, negara yang rentan secara ekonomi tetapi dengan pemerintahan yang tegas dan Alhamdulillah angkatan bersenjata profesional yang gagah berani, menghadapi India, yang lima kali lebih besar, dan memberi mereka pelajaran,” katanya.

“Tidak ada yang menjamin keamanan untuk Anda. Bantuan dari luar memang penting, tetapi ketangguhan datang dari dalam,” tambahnya.

Baca Juga

perang skala penuh
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya

Kedua negara tetangga bersenjata nuklir ini mengakhiri pertempuran terburuk mereka dalam hampir tiga dekade pada bulan Mei setelah menyetujui gencatan senjata yang diumumkan AS. Hal ini menyusul empat hari serangan balasan yang melibatkan ratusan pesawat nirawak, rudal, dan jet tempur yang menewaskan sedikitnya 60 orang dan memaksa ribuan orang mengungsi dari rumah mereka di sepanjang perbatasan dan di wilayah Kashmir yang disengketakan.

Selama bentrokan tersebut, Pakistan menembak jatuh setidaknya lima jet India, termasuk tiga Rafale, dalam pertempuran yang melibatkan sekitar 30 pesawat tempur Pakistan dan 70 pesawat tempur India.

Awalnya, India membantah adanya kerugian pesawat, tetapi kemudian para pejabatnya mengakui bahwa Pakistan menembak jatuh sejumlah jet tempurnya yang tidak disebutkan jumlahnya.

Presiden AS Trump telah berulang kali menyebutkan upayanya dalam menengahi gencatan senjata.

Namun, New Delhi membantah peran Trump dalam gencatan senjata, sementara Islamabad memuji pemimpin AS tersebut dan telah menominasikannya untuk Hadiah Nobel.

Qatar serukan ‘balasan dari seluruh kawasan’

Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengecam serangan udara ‘Israel’ di Doha, memperingatkan bahwa provokasi tersebut dapat membahayakan perdamaian dan stabilitas regional.

“Atas nama rakyat dan pemerintah Pakistan, serta atas nama saya sendiri, saya mengutuk keras pengeboman yang melanggar hukum dan keji di Doha oleh pasukan Israel, yang menargetkan wilayah permukiman, dan membahayakan nyawa warga sipil tak berdosa,” kata Sharif dalam sebuah unggahan di X.

“Tindakan agresi oleh Israel ini sama sekali tidak dapat dibenarkan, sebuah pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Qatar, dan merupakan provokasi paling berbahaya yang dapat membahayakan perdamaian dan stabilitas regional,” tambahnya.

Pakistan, lanjutnya, berdiri teguh bersama Qatar, serta bersama rakyat Palestina dalam melawan agresi ‘Israel’.

Perdana Menteri Qatar telah memperingatkan bahwa negaranya berhak untuk membalas serangan mematikan Israel di Doha, menyebutnya sebagai “momen penting” bagi Timur Tengah dan mengharapkan “respons dari seluruh kawasan.”

“Qatar… berhak untuk menanggapi serangan terang-terangan ini,” ujar Perdana Menteri Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani dalam konferensi pers Selasa malam, seraya menambahkan bahwa Israel menggunakan senjata yang tidak terdeteksi oleh radar pertahanan udara Qatar.

“Kami yakin bahwa hari ini kita telah mencapai momen yang menentukan. Harus ada pembalasan dari seluruh kawasan terhadap tindakan biadab semacam itu,” tambahnya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineisraelIsrael Serang DohaIsrael Serang QatarPakistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Intensifkan Patroli Udara usai Serangan ‘Israel’ di Doha
Tulisan selanjutnya itamar ben-gvir dan bezalel smotrich jadi persona non grata slovenia Belanda Tetapkan Dua Menteri ‘Israel’ Persona Non Grata, akan Dilarang Masuk Eropa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS

Berita
24 Juni 2026 16:20
Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
Prancis dan Jerman Sepakat Kelola Bersama Perusahaan Senjata KNDS
Dua Ledakan di Jalan Raya Khyber Pakhtunkhwa Sedikitnya 7 Orang Tewas

Terbaru

  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
  • Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah
  • Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

25 Juni 2026 12:11
Berita

Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

25 Juni 2026 11:39
Berita

‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi

24 Juni 2026 17:00
Berita

Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa

23 Juni 2026 22:31
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?