Hidayatullah.com – Turki mengecam aksi pembajakan ‘Israel’ terhadap Armada Global Sumud yang sedang berlayar menuju Gaza untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan. Negara itu menyebut serangan tersebut sebagai “tindakan teroris” yang membahayakan nyawa warga sipil.
“Serangan ini, yang menargetkan warga sipil yang bertindak damai tanpa menggunakan kekerasan, merupakan bukti bahwa kebijakan fasis dan militeris yang diterapkan oleh pemerintahan genosida Netanyahu, yang telah menyebabkan Gaza dilanda kelaparan, tidak terbatas pada warga Palestina tetapi juga menargetkan semua orang yang berjuang melawan penindasan yang diberlakukan oleh Israel,” kecam Kementerian Luar Negeri Turki pada Rabu (01/10/2025).
Kemenlu Turki menegaskan bahwa sejak awal, para aktivis yang berlayar dalam armada tersebut telah berkoordinasi dengan pemerintah mereka. Turki mengungkapkan pihaknya berupaya memastikan pembebasan warga negaranya dan penumpang lain.
“Semua langkah yang diperlukan sedang diambil untuk memastikan pembebasan segera warga negara kami, dan penumpang lainnya yang ditahan oleh pasukan Israel,” tambahnya.
Baca juga: 8 Relawan Malaysia Diculik Tentara Zionis, Diserang di Perairan Internasional
Turki juga menegaskan bahwa serangan itu tidak akan melemahkan upaya negosiasi gencatan senjata di Gaza dan akan melayangkan gugatan hukum terhadap “para pelaku serangan”.
“Kami menyerukan kepada PBB dan semua organisasi internasional terkait untuk segera mengambil tindakan guna mencabut blokade ilegal di Gaza, mengizinkan bantuan kemanusiaan memasuki wilayah tersebut, dan memastikan kebebasan navigasi,” pungkasnya.*




