Hidayatullah.com– Pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa yang ditempatkan di Libanon UNIFIL, hari Jumat (3/10/2025), menyeru Israel supaya berhenti melakukan serangan terhadap pasukannya dan tentara Libanon.
Dalam sebuah pernyataan, UNIFIL mengatakan tentara Israel melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 dengan melemparkan granat ke lokasi di mana pasukan perdamaian dan tentara Libanon bertugas di bagian selatan Libanon pada hari Kamis, lansir Al Arabiya.
“Para pekerja sedang membersihkan reruntuhan rumah-rumah yang hancur akibat perang,” kata UNIFIL dalam pernyataannya perihal serangan Israel itu.
Israel menjatuhkan banyak granat ke dua lokasi berbeda. UNIFIL mengatakan pihaknya sudah memberitahukan pihak tentara Israel sebelum melaksanakan aktivitas di sana, dan segera meminta supaya serangan dihentikan. Beruntung tidak ada yang terluka.
“Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian atau campur tangan terhadap tugas yang diamanatkan kepada mereka menunjukkan ketidakpedulian terhadap keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian UNIFIL dan tentara Lebanon, serta stabilitas yang sedang mereka upayakan untuk diwujudkan di bagian selatan Libanon.” kata UNIFIL.
“Tindakan-tindakan semacam itu juga merupakan pelanggaran serius terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701. Kami menyeru [tentara Israel] supaya menghentikan serangan atas atau di dekat lokasi pasukan perdamaian, warga sipil dan tentara Libanon, dan supaya membiarkan kami melaksanakan tugas yang diamanahkan kepada kami tanpa gangguan,” tegas UNIFIL.*




