Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Deklarasi Komunitas Natsir Muda di Bandung

Bambang S
Terakhir diupdate: 16 Oktober 2025 12:54 12:54 pm
Bambang S
Dipublikasikan 16 Oktober 2025 13:00
Bagikan
Beda pemikiran M Natsir
Bagikan

Hidayatullah.com – Semangat perjuangan dan pemikiran Mohammad Natsir kembali disemarakkan di Kota Bandung. Forum ini menjadi wadah refleksi dan inspirasi untuk mengenal lebih dalam sosok M. Natsir. Seorang ulama, intelektual, dan negarawan yang dikenal sebagai penggagas Mosi Integral dalam mempersatukan Indonesia pasca kemerdekaan.

Kegiatan Bedah Pemikiran M. Natsir itu sekaligus menandai Deklarasi Komunitas Natsir Muda. Digelar di Pendopo Wali Kota Bandung, Jl. Dalem Kaum No. 56. Pendiri Pusat Dokumentasi Islam Indonesia Tamadun, Hadi Nur Ramadhan menyambut baik inisiatif ini dan berharap komunitas tersebut menjadi wadah pembinaan generasi muda agar meneladani nilai-nilai perjuangan dan dakwah M. Natsir.

“Komunitas ini bukan sekadar forum diskusi, tapi gerakan nyata untuk membangun umat melalui ilmu dan karya. Semangat Pak Natsir harus terus hidup di kalangan muda,” ujar Hadi dalam pemaparannya, Selasa sore (14/10/2025).

Dalam forum itu, Hadi mengutip pesan M. Natsir, sebab terasa relevan dengan situasi generasi muda masa kini. “Saya menghimbau pada angkatan muda, cobalah mengadakan pertemuan, bersatu mengkaji persoalan umat secara serius, tidak usah gembar-gembor. kita harus mengintrodusir Islam melalui karya nyata (amal).” ungkap Hadi.

Hadi menyampaikan kegiatan ini sebagai langkah awal untuk melanjutkan warisan pemikiran dan perjuangan M. Natsir secara lebih terarah. “Kami ingin menghadirkan kembali sosok Pak Natsir kepada kawula muda agar semangat dakwah dan keilmuannya menjadi inspirasi nyata,” jelasnya.

Baca Juga

Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina
Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah

Baca juga: Pesan Mohammad Natsir: Palestina Bukan Soal Tanah

Adapun, Bandung di pilih sebagai tempat lahirnya Komunitas Natsir Muda. Sebab di kota inilah M. Natsir menempuh pendidikan menengah dan berguru kepada Ahmad Hassan, ulama besar yang banyak membentuk pemikirannya. Dari Bandung pula Natsir dikenal sebagai pemuda berbudaya literasi tinggi dan berakhlak mulia.

Natsir aktif dalam Jong Islamieten Bond (JIB), organisasi kepemudaan Islam yang berperan besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Meski hanya lulusan SMA, namun Natsir dianggap telah menjalani pendidikan tinggi yang sesungguhnya, memadukan intelektualisme dan aktivisme secara harmonis.

Tak hanya itu, di Bandung pula Natsir mendirikan lembaga pendidikan Islam bernama PENDIS (Pendidikan Islam), yang melahirkan banyak ulama, termasuk KH Rusyad Nurdin. Ia memilih menjadi guru tanpa bayaran, semata-mata agar generasi muda memahami agamanya dengan baik. Karena itu, Bandung dinilai tepat menjadi titik awal gerakan Natsir Muda.

Deklarasi ini menjadi tonggak lahirnya Komunitas Natsir Muda. Nantinya akan lahir di kota dan daerah lain. Komunitas ini tentu diharapkan dapat menjadi pusat gerakan intelektual dan dakwah produktif bagi generasi muda.

Acara berlangsung hangat dan khidmat. Dihadiri oleh berbagai tokoh nasional dan daerah, di antaranya Wali Kota Bandung H. M. Farhan, Miftah Faridl, Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Adian Husaini, Ketua Umum Persatuan Islam, (Persis) Jeje Zaenudin, Influencer Erick Yusuf, Pendiri Rumah Sejarah Indonesia, Hadi Nur Ramadhan, Fatih Madini, serta A. Zaky Rahim dari keluarga M. Natsir.* Azim Arrasyid

Baca juga: Mohammad Natsir dan Politik Bebas Aktif Indonesia

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:M NatsirmasyumiMohammad Natsirsejarah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bank Muamalat - DPP Hidayatullah Jalin Kerjasama Lagi di Berbagai Aspek Keumatan Bank Muamalat – DPP Hidayatullah Jalin Kerjasama Lagi di Berbagai Aspek Keumatan
Tulisan selanjutnya Aksi demonstrasi pro Palestina terhadap tim bola basket Israel di Spanyol Dikepung Massa Pro-Palestina, Klub Basket ‘Israel’ Terpaksa Pindah Hotel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Berkedok ‘Melindungi Alam’, Organisasi Lingkungan ‘Israel’ Desak Zionis Kuasai Cadangan Air Palestina

Berita
16 September 2026 11:28
Para Pemimpin Libanon, Prancis dan Yordania akan Bahas Masalah Militer Libanon di Paris
Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang

Terbaru

  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
  • Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina
  • Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
  • Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI
  • Texas Sahkan Kurikulum Sejarah Anti-Muslim, Kaitkan Islam dengan Perang dan Perbudakan
  • Peringatan Hari Kematian Mahsa Amini Pertokoan Tutup, Pasukan Keamanan Iran Bersiaga
  • Para Pemimpin Libanon, Prancis dan Yordania akan Bahas Masalah Militer Libanon di Paris
  • Maroko dan Zionis ‘Israel’ Sepakat untuk Buka Kedubes di Masing-Masing Negara

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI

17 September 2026 16:00
Berita

Texas Sahkan Kurikulum Sejarah Anti-Muslim, Kaitkan Islam dengan Perang dan Perbudakan

17 September 2026 15:30
Berita

Peringatan Hari Kematian Mahsa Amini Pertokoan Tutup, Pasukan Keamanan Iran Bersiaga

17 September 2026 14:56
Berita

Maroko dan Zionis ‘Israel’ Sepakat untuk Buka Kedubes di Masing-Masing Negara

17 September 2026 13:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?