Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ratusan Pengungsi Suriah di Libya Manfaatkan Tiket Gratis untuk Pulang ke Negeri Asal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2025 09:52 9:52 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Oktober 2025 14:55
Bagikan
Para migran berjalan di dekat Pazarkule di perbatasan Turki-Yunani pada Kamis, 5 Maret 2020. Otoritas Yunani menembakkan gas air mata dan granat setrum untuk mendorong kembali puluhan orang yang mencoba menyeberang Eropa. (Foto AP / Darko Bandic)
Bagikan

Hidayatullah.com– Ratusan pengungsi Suriah di Libya berbondong-bondong mendatangi sebuah agen perjalanan di Tripoli, hari Sabtu (26/10/2025), untuk memanfaatkan tawaran tiket gratis ke Damaskus, lapor jurnalis AFP.

Sampai tengah hari, lebih dari 700 orang Suriah, kebanyakan dari mereka sudah tinggal bertahun-tahun di Libya setelah menyelamatkan diri dari perang saudara, datang untuk mengambil tiket dan izin bepergian dari sebuah agen perjalanan yang diberi amanat oleh pemerintah baru di Damaskus, uang menggulingkan kekuasaan Bashar Assad pada Desember 2024.

Keseluruhan, sudah ribuan orang memanfaatkan tawaran tiket gratis itu sejak diumumkan pertama kali oleh Kementerian Luar Negeri Suriah.

Walid Hamud, pengungsi berusia 32 tahun yang tiba di Libya lima tahun silam, mengakui bahwa situasinya belum “stabil” di negeri asalnya. Meskipun demikian dia ingin pulang, sambil berharap ada peluang untuk kembali ke Libya untuk bekerja dan bermukim secara legal.

Temannya sesama pengungsi Rami Hassun pergi meninggalkan Provinsi Idlib pada 2020 karena nyawanya terancam.

Baca Juga

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

“Sekarang, Suriah sedang mengupayakan perdamaian dan dalam situasi yang lebih baik dari sebelumnya. Kami akhirnya bisa kembali ke negeri asal, Alhamdulillah,” katanya kepada AFP.

Sesampainya di kampung halaman, “kami akan bekerja keras dan membangun kembali semuanya, karena terjadi kerusakan di mana-mana,” kata Mahmud Nasr al-Din, yang mengungsi ke Libya sejak tiga tahun silam.

Din mengatakan dirinya berharap ada permintaan tenaga kerja di negerinya, karena kemungkinan untuk kembali ke Libya akan sulit mengingat Suriah belum memiliki kedutaan besar yang berfungsi penuh di negeri jiran di Afrika Utara itu.

Pada pertengahan Agustus, sebuah delegasi dari Damaskus secara simbolis membuka kembali Kedutaan Besar Suriah, yang ditutup pada 2012, tetapi sampai saat ini belum memberikan layanan konsuler.

Sementara tidak ada sensus resmi terkait orang Suriah yang tinggal di Libya, ribuan keluarga diketahui sudah bermukim di sana selama puluhan tahun, dengan ribuan orang lainnya tiba sejak pecah perang saudara pada 2011 – yang banyak di antara mereka berharap bisa menyeberangi Laut Mediterania untuk mencapai Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Libyapengungsi Suriahsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Label bahaya daging babi seperti label rokok Ilmuwan Minta Daging Babi yang Dijual di Inggris Diberi Label Bahaya seperti Rokok
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Membuang Limbah dan Bekas Konstruksi Pemukiman Ilegal ke Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Berita
21 Juli 2026 14:37
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

21 Juli 2026 18:02
Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

21 Juli 2026 10:00
Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

21 Juli 2026 08:51
senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

21 Juli 2026 06:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?