Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pimpinan Geng Kriminal Popular Force, Yasser Abu Shabab Dilaporkan Tewas

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 4 Desember 2025 21:00 9:00 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 4 Desember 2025 20:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Yasser Abu Shabab, pemimpin kelompok kriminal bersenjata yang bekerja sama dengan penjajah ‘Israel’ di Rafah selatan, Gaza dilaporkan tewas pada hari Kamis (04/12/2025). Media ‘Israel’ menyebut ia tewas dalam “perselisihan internal”.

Daftar isi
  • Siapa Yasser Abu Shabab?
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Media berita ‘Israel’, Ynet dan Channel 14, melaporkan bahwa ia tewas setelah penembakan yang terkait dengan perseteruan antara keluarga-keluarga setempat. Channel 14 melaporkan bahwa Abu Shabab tewas dalam keadaan yang tidak jelas, sementara Radio Angkatan Darat ‘Israel’ menggambarkan insiden tersebut sebagai pembunuhan yang dilakukan oleh orang-orang bersenjata di timur Rafah.

Ynet mengutip penilaian keamanan ‘Israel’ yang menunjukkan bahwa Abu Shabab tewas. Anggota milisinya mengatakan kepada Ynet bahwa konfrontasi antara beberapa keluarga telah meningkat menjadi baku tembak, di mana salah satu anggotanya diduga melepaskan tembakan ke arah Abu Shabab.

Para pejabat ‘Israel’ menilai ia tewas, meskipun milisi tersebut mengklaim ia selamat dan bersikeras Hamas tidak terlibat dalam insiden tersebut.

Media berita ‘Israel’ juga mengutip seorang pejabat ‘Israel’ yang mengatakan bahwa Abu Shabab telah terluka parah dan dipindahkan ke Rumah Sakit Soroka di Beersheba di Israel selatan, di mana ia meregang nyawa karena luka-lukanya.

Baca Juga

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Belum ada pihak yang mengeluarkan pernyataan resmi, dan keadaan penembakan tersebut masih belum jelas.

Siapa Yasser Abu Shabab?

Yasser Abu Shabab muncul sebagai tokoh utama kelompok ini. Menurut Quds News berbasis di Palestina, Ia adalah figur kontroversial dengan rekam jejak kriminal; sebelumnya dikenal terkait sel-sel kejahatan dan bahkan disebut memiliki keterkaitan ekstremisme.

Abu Shabab, lahir tahun 1993 dan anggota suku Badui Tarabin, memimpin Pasukan Populer (Popular Forces), sebuah milisi yang didukung ‘Israel’ yang beroperasi melawan Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya.

Latar belakangnya mencakup beberapa perselisihan dengan Hamas, yang sebelumnya telah memenjarakannya atas tuduhan terkait perdagangan narkoba dan pencurian.

Ia melarikan diri dari penjara Hamas di tengah kekacauan perang baru-baru ini dan kemudian menguasai sebagian wilayah Rafah timur dengan dukungan ‘Israel’.

Milisinya kemudian memposisikan diri di sekitar konvoi bantuan kemanusiaan yang memasuki wilayah selatan, di mana mereka secara luas dituduh oleh warga Palestina menjarah kiriman dan bertindak langsung demi kepentingan ‘Israel’.

Laporan-laporan ‘Israel’ mengatakan Pasukan Populer telah menerima senjata, kendaraan, dan dukungan taktis dari militer ‘Israel’, sementara banyak orang di Gaza memandang kelompok itu sebagai alat yang digunakan untuk melemahkan kelompok-kelompok perlawanan Palestina dan memecah belah kendali lokal.

Milisi tersebut mencakup mantan perwira keamanan Otoritas Palestina dan tokoh-tokoh lain yang berpihak pada ‘Israel’ selama perang.

Laporan The Telegraph baru-baru ini menyebutkan bahwa kelompok kriminal Abu Shabab berada di ambang kehancuran setelah kehilangan perlindungan udara ‘Israel’ menyusul perjanjian Hamas-Israel yang menghentikan pertempuran selama dua tahun.

Dengan ‘Israel’ menarik perlindungannya, milisi dan anggotanya menjadi sasaran pembalasan, dan Hamas dilaporkan telah menyita kendaraan dan senjata yang sebelumnya dipasok kepada kelompok tersebut.

Baik Hamas maupun pejabat ‘Israel’ belum berkomentar secara terbuka tentang pembunuhan Abu Shabab.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abu Shababgenosida GazaHeadlinepalestinaPopular Forces
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Bunuh Ratusan Buaya Khawatir Dipergunakan untuk Melakukan Serangan di Tepi Barat
Tulisan selanjutnya Israel Kirim Sistem Pertahanan Rudal Arrow 3 ke Jerman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?