Hidayatullah.com– Aparat keamanan Turki melanjutkan operasi berskala besar penangkapan terduga anggota ISIS di Istanbul dan Ankara, hari Selasa (30/12/2025), menahan lebih dari seratus orang, kata para pejabat seperti dilansir Associated Press.
Operasi penangkapan itu dilakukan sehari setelah bentrokan mematikan di Provinsi Yalova, di mana tiga petugas kepolisian dan enam anggota ISIS tewas. Delapan petugas lain dan seorang penjaga malam terluka ketika polisi menyerbu sebuah rumah yang dijadikan tempat persembunyian.
Turki sepekan terakhir melakukan serangkaian operasi terhadap sel-sel ISIS menyusul laporan bahwa kaki tangan kelompok itu berencana melakukan serangan yang menargetkan perayaan Natal dan Tahun Baru, menurut pihak berwenang.
Pada hari Selasa, polisi melakukan penggerebekan serentak di 114 alamat di seluruh Istanbul dan dua provinsi lainnya, meringkus 110 tersangka, kata Kantor Kejaksaan Agung Istanbul.
Sebagian di antaranya terkait dengan militan yang melepaskan tembakan ke arah polisi di Yalova, sementara lainnya dicurigai akan melakukan serangan sekitar Hari Tahun Baru, kata pihak kejaksaan.
Beberapa orang yang ditahan merupakan tersangka penggalangan dana untuk ISIS di Suriah yang disamarkan sebagai kegiatan amal, kata kejaksaan.
Di Ankara, polisi menahan 17 orang termasuk 11 warga asing, kata pihak berwenang, seraya menambahkan bahwa polisi menemukan materi digital yang menghubungkan mereka dengan para petempur ISIS di daerah-daerah konflik.*




