Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Lebih dari 177 Ribu Warga Suriah Pulang Sukarela dari Yordania

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 2 Januari 2026 14:12 2:12 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 2 Januari 2026 14:11
Bagikan
rezim suriah
Pengungsi Suriah
Bagikan

Hidayatullah.com – Lebih dari seratus ribu pengungsi Suriah di Yordania pulang ke tanah kelahiran mereka selama tahun lalu, kata badan pengungsi PBB (UNHCR) pada pekan lalu.

Mengutip laporan Anadolu Agency, Yousef Taha juru bicara UNHCR di Yordania mengatakan sekitar 177.099 warga Suriah kembali ke negara sal mereka dari Yordania sejak 8 Desember 2024, menurut stasiun televisi berita Al-Mamlaka.

Yousef menyebut jumlah pengungsi dan pencari suaka yang terdaftar di UNHCR di Yordania mencapai 444.991 per 30 November 2025.

Warga Suriah merupakan mayoritas pengungsi terdaftar di Yordania, dengan total 421.511 orang. Pengungsi Irak menyusul dengan sekitar 12.419 orang, kemudian Yaman dengan 6.077 orang,

Sudan dengan 4.267 orang, Somalia dengan 324 orang, dan 393 orang dari negara lain.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Laju kepulangan melambat dalam beberapa bulan terakhir karena beberapa faktor, termasuk kondisi musim dingin ekstrem, dimulainya tahun ajaran, kekurangan perumahan dan infrastruktur di Suriah, terbatasnya peluang kerja, dan risiko keamanan di beberapa daerah, kata Yousef.

UNHCR telah menerima sekitar $115 juta, yang mewakili 31% dari total kebutuhan keuangannya, sehingga menyisakan perkiraan kekurangan dana hampir $258 juta, atau 69% dari jumlah yang dibutuhkan, kata juru bicara tersebut.

Ia mengatakan prioritas badan tersebut untuk tahun 2026 akan berfokus pada keberlanjutan bantuan bagi pengungsi di Yordania sekaligus mendukung mereka yang berencana untuk kembali ke Suriah.

UNHCR memperkirakan kebutuhan pendanaannya untuk tahun 2026 sebesar $280 juta untuk mempertahankan layanan bagi pengungsi yang memilih untuk tetap tinggal di Yordania dan untuk mendukung kepulangan sukarela ke Suriah.

Badan tersebut sebelumnya mengatakan pihaknya memperkirakan sekitar 1 juta pengungsi Suriah akan kembali ke rumah pada tahun 2026 di tengah pemulihan bertahap di Suriah setelah jatuhnya pemerintahan Bashar Assad pada 8 Desember 2024.

Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia pada akhir tahun 2024, mengakhiri rezim Partai Baath, yang telah berkuasa sejak 1963. Pemerintahan transisi yang dipimpin oleh Presiden Ahmad Al-Sharaa dibentuk pada bulan Januari.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmad al-Sharaapengungsi Suriahsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ratusan Warga Swedia Ganti Perayaan Tahun Baru dengan Aksi Bela Palestina
Tulisan selanjutnya Jembatan Tua Menolak Renta: Kisah Warisan Utsmaniyyah di Irak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?