Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Spanyol dan Lima Negara Amerika Latin Kecam ‘Aksi Militer AS’ di Venezuela

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 Januari 2026 10:23 10:23 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 5 Januari 2026 10:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Spanyol dan lima negara Amerika Latin — Brasil, Chili, Kolombia, Meksiko, dan Uruguay — menolak tindakan militer AS di wilayah Venezuela. Mereka memperingatkan aksi tersebut berisiko terhadap stabiltias regional.

Daftar isi
  • Desak PBB meredakan ketegangan
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Kami menyatakan keprihatinan mendalam dan penolakan kami terhadap tindakan militer yang dilakukan secara sepihak di wilayah Venezuela, yang bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar hukum internasional, khususnya larangan penggunaan dan ancaman kekerasan, dan penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah negara, sebagaimana tercantum dalam Piagam PBB,” kata negara-negara tersebut dalam pernyataan bersama pada Ahad.

Pernyataan itu muncul setelah Presiden Donald Trump mengatakan tindakan militer AS di Venezuela berujung pada “penangkapan” Presiden Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores, dan juga bersumpah untuk menetapkan kendali Amerika atas negara tersebut untuk sementara waktu, dengan pasukan AS jika perlu.

Shocking footage of a massive US attack on Venezuela's capital has hit the news this morning.

Venezuela is headed by a socialist government which has long supported anti-imperialist causes worldwide including the Palestinian freedom struggle. pic.twitter.com/V5x6PkKfRO

— 5Pillars (@5Pillarsuk) January 3, 2026

Pasangan itu mendarat di New York pada Sabtu malam dan ditahan di pusat penahanan di Brooklyn. Mereka menghadapi tuduhan federal AS terkait perdagangan narkoba dan dugaan kerja sama dengan geng yang ditetapkan sebagai organisasi teroris.

Maduro membantah tuduhan AS, dan para pejabat Venezuela mendesak pembebasan keduanya.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Kami menegaskan kembali bahwa situasi di Venezuela harus diselesaikan secara eksklusif melalui cara-cara damai, melalui dialog, negosiasi, dan penghormatan terhadap kehendak rakyat Venezuela dalam segala ekspresinya, tanpa campur tangan eksternal dan sesuai dengan hukum internasional,” kata keenam negara tersebut.

Desak PBB meredakan ketegangan

Mereka mendesak Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk terlibat meredakan ketegangan dan menjaga perdamaian regional.

“Kami menyatakan keprihatinan kami atas setiap upaya kontrol pemerintah, administrasi, atau pengambilalihan sumber daya alam atau strategis oleh pihak eksternal, yang tidak sesuai dengan hukum internasional dan mengancam stabilitas politik, ekonomi, dan sosial di kawasan tersebut,” kata mereka.

Pada hari Sabtu, Trump mengatakan AS akan mengawasi pemerintahan Venezuela selama periode sementara setelah penangkapan Maduro.

“Kami akan menjalankan negara ini sampai saatnya kami dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana,” kata Trump dalam konferensi pers.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASDonald TrumpPenculikan Nicolas MaduroVenezuela
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Innalillah! Pimpinan PP Modern Darussalam Gontor Prof. KH Amal Fathullah Zarkasyi Wafat  
Tulisan selanjutnya Zohran Mamdani, Venezuela, dan Ingatan Panjang Kekerasan Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?