Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tahun 2025 Lebih 3.000 Migran Tewas Saat Berusaha Mencapai Spanyol

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Januari 2026 20:54 8:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Januari 2026 20:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Lebih dari 3.000 migran kehilangan nyawa saat berusaha mencapai Spanyol pada tahun 2025, menurut laporan yang dirilis hari Senin 29 Desember oleh sebuah organisasi peduli hak-hak migran.

Caminando Fronteras (Walking Borders) mengatakan kebanyakan dari 3.090 kematian yang tercatat sampai 15 Desember 2025 terjadi di jalur migrasi Atlantik dari Afrika ke Kepulauan Canary Spanyol, salah satu jalur migrasi paling berbahaya di dunia.

Caminando Fronteras mengumpulkan datanya dari keluarga para migran dan statistik resmi tentang para migran yang berhasil diselamatkan. Angka kematian tersebut mencakup 437 anak dan 192 perempuan.

Meskipun ada penurunan “signifikan” dalam jumlah kedatangan migran di Kepulauan Canary, “rute baru yang lebih jauh dan lebih berbahaya” menuju kepulauan tersebut muncul dengan keberangkatan dari Guinea, menurut laporan tersebut.

Kelompok itu juga mencatat ada peningkatan jumlah kapal yang berangkat dari Aljazair, terutama menuju pulau-pulau wisata seperti Ibiza dan Formentera di kawasan Mediterania.

Baca Juga

Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

Rute yang biasanya digunakan oleh migran asal Aljazair itu mengalami lonjakan migran asal Somalia, Sudan, dan Sudan Selatan pada tahun 2025.

Angka kematian di rute ini meningkat dua kali lipat pada tahun 2025 menjadi 1.037 dibandingkan dengan tahun 2024.

Menurut Caminando Fronteras, setidaknya 10.457 migran tewas atau hilang saat berusaha mencapai Spanyol melalui laut pada tahun 2024, angka tertinggi yang tercatat sejak organisasi itu mulai melakukan pelacakan data pada tahun 2007.

Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan 35.935 migran telah tiba di Spanyol hingga 15 Desember 2025, atau terjadi penurunan 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Hampir separuh dari mereka datang melalui jalur migrasi Atlantik dari pantai Afrika Barat ke Kepulauan Canary, lansir AFP.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota IRGC Iran Terbukti Bantu Mossad ‘Israel’, Seorang Pria Iran Dieksekusi Mati
Tulisan selanjutnya Turki dan Malaysia Pererat Kerja Sama Strategis, Terutama Sektor Pertahanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Berita
7 September 2026 13:22
Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang

Terbaru

  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

9 September 2026 12:07
Berita

Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

9 September 2026 11:14
Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

8 September 2026 23:19
Berita

Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata

8 September 2026 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?