Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Muhammadiyah Pertanyakan Road Map BoP yang Tidak Bahas Kemerdekaan Palestina

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Februari 2026 11:25 11:25 am
Ahmad
Dipublikasikan 9 Februari 2026 11:25
Bagikan
Gedung PP Muhammadiyah
Bagikan

Hidayatullah.com— Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional (LHKI) menyampaikan pernyataan sikap terhadap pembentukan Board of Peace (BoP), sebuah Dewan Perdamaian bikinan Donald Trump.

Dalam rilis resmi yang diterbitkan di Jakarta, organisasi tersebut menyoroti sejumlah persoalan mendasar, termasuk ketiadaan arah yang jelas bagi kemerdekaan Palestina.

“Muhammadiyah berpandangan bahwa Charter BoP tidak memuat roadmap yang jelas menuju kemerdekaan Palestina,” demikian tertulis dalam surat rilis resmi LHKI Pimpinan Pusat Muhammadiyah tertanggal 7 Februari 2026.

BoP sendiri dibentuk berdasarkan Comprehensive Plan to End the Gaza Conflict yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 29 September 2025 dan kemudian didukung Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi No. 2803 pada 17 November 2025.

Indonesia termasuk negara yang menandatangani dan menjadi anggota lembaga tersebut.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Muhammadiyah menegaskan bahwa setiap upaya perdamaian harus berlandaskan keadilan. “Tanpa keadilan, perdamaian bersifat semu karena melanggar prinsip keadilan dan Hak Asasi Manusia yang telah diakui dalam hukum internasional,” tulis organisasi itu.

Selain itu, Muhammadiyah mempertanyakan dasar hukum Charter BoP yang dinilai tidak sepenuhnya selaras dengan mandat resolusi PBB.

Resolusi tersebut menetapkan BoP sebagai pemerintahan sementara di Gaza, namun piagam lembaga disebut tidak secara eksplisit menyebut Gaza atau Palestina sebagai ruang lingkup mandatnya.

Organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia itu juga menyoroti struktur kepemimpinan BoP. Penunjukan Donald Trump sebagai ketua seumur hidup sekaligus pemegang hak veto dinilai berpotensi mengubah lembaga tersebut menjadi entitas yang dikendalikan secara personal dan kurang akuntabel sebagai institusi multilateral.

Meski demikian, Muhammadiyah tetap mendorong pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis agar keikutsertaan dalam BoP sejalan dengan amanat UUD 1945 dan prinsip “there is no peace without justice.”

Salah satu rekomendasinya adalah mendesak penyelarasan Charter BoP dengan Resolusi DK PBB No. 2803 serta memastikan tujuan utama lembaga itu secara terbuka mengarah pada kemerdekaan Palestina dan penghentian penjajahan oleh zionis Israel.

Muhammadiyah juga menilai Indonesia perlu mengupayakan keanggotaan penuh Palestina di BoP.

“Jika keanggotaan Palestina tetap ditolak, Indonesia harus konsisten menyuarakan aspirasi rakyat Palestina di dalam setiap forum BoP,” tulis pernyataan tersebut.

Terkait aspek finansial, organisasi ini mengingatkan potensi beban iuran sebesar USD 1 miliar bagi anggota tetap. Karena itu, Indonesia diminta tidak terburu-buru mengambil komitmen permanen tanpa jaminan transparansi penggunaan dana untuk rekonstruksi Gaza dan layanan publik dasar.

Muhammadiyah turut membuka opsi agar Indonesia mempertimbangkan mundur dari keanggotaan BoP apabila rekomendasi strategis tersebut tidak dijalankan, terutama oleh pihak-pihak kunci dalam lembaga itu. Pernyataan ini menegaskan kembali posisi Muhammadiyah bahwa perdamaian yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui keadilan, pengakhiran pendudukan, serta pengakuan terhadap hak kemerdekaan rakyat Palestina.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Board of PeaceBOPDewan PerdamaianHeadlineJalur GazaLHKIMuhammadiyahpalestinaPP Muhammadiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza
Tulisan selanjutnya Wanita Berhijab Dikejar Polisi Belanda di Stasiun Metro Picu Kemarahan Publik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad

Berita
5 September 2026 16:18
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

3 September 2026 13:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?