Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Februari 2026 11:15 11:15 am
Ahmad
Dipublikasikan 9 Februari 2026 11:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menguraikan secara terbuka posisinya mengenai masa depan Gaza dan wilayah Palestina. Ia menegaskan bahwa rekonstruksi Gaza tidak akan diizinkan sebelum terjadi demiliterisasi penuh dan kontrol keamanan tetap berada di tangan ‘Israel’ dari Sungai Yordan hingga Laut Tengah, termasuk Jalur Gaza.

“Tidak akan ada rekonstruksi Gaza sebelum demiliterisasi total. Keamanan harus tetap di tangan kami,” ujar Netanyahu, kutip Time of Israel.

Dalam pernyataannya, penjahat kemanusiaan ini juga menolak berbagai wacana kehadiran pasukan asing di Gaza sebagai bagian dari skema stabilisasi pascagenosida. Ia secara khusus menyebut bahwa tidak akan ada pasukan Turki maupun pihak lain yang masuk menggantikan peran keamanan penjajah di wilayah tersebut.

“Tidak akan ada pasukan Turki atau pasukan asing lain di Gaza. Kami yang akan tetap mengendalikan keamanan,” katanya, kutip Time of Israel.

Netanyahu juga mempertegas penolakannya terhadap pembentukan negara Palestina di wilayah Gaza. Menurutnya, wilayah tersebut harus tetap berada di bawah pengawasan keamanan zionis demi mencegah kebangkitan kembali kekuatan bersenjata yang dianggap mengancam.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

“Israel akan mempertahankan kontrol keamanan di seluruh wilayah dari Yordan hingga laut,” ujarnya, kutip Time of Israel.

Sikap ini menegaskan kembali bahwa pemerintahan Netanyahu tidak mendukung solusi dua negara dalam bentuk pendirian negara Palestina merdeka di Gaza maupun wilayah lain yang kini berada dalam kendali ‘Israel’.

“Netanyahu kembali menolak kemungkinan kehadiran pasukan Turki di Gaza dan menegaskan dominasi keamanan Israel,” lapor Türkiye Today.

Sementara itu, laporan Middle East Monitor menyebutkan bahwa Netanyahu menjadikan pelucutan senjata pejuang Hamas sebagai syarat mutlak sebelum berbicara mengenai pemulihan Gaza. Tanpa hal itu, menurutnya, setiap upaya rekonstruksi hanya akan mengulang siklus genosida.

“Rekonstruksi tanpa pelucutan senjata hanya akan mengembalikan ancaman yang sama,” kutip Middle East Monitor dari pernyataan Netanyahu.

Sejumlah pengamat menilai pernyataan ini memperlihatkan bahwa berbagai gagasan perdamaian yang didorong Amerika Serikat dan mitra internasional menghadapi hambatan besar dari posisi resmi pemerintah zionis sendiri. Rencana yang mengusulkan pengelolaan Gaza oleh pihak internasional atau otoritas Palestina dinilai tidak sejalan dengan sikap Netanyahu.

Laporan Anadolu Agency juga mencatat bahwa pernyataan Netanyahu muncul di tengah tekanan diplomatik internasional yang menginginkan adanya rekonstruksi kemanusiaan di Gaza secepatnya. Namun, Israel tetap menempatkan aspek keamanan sebagai prioritas mutlak di atas pertimbangan lain.

Di sisi lain, pernyataan mengenai kontrol “dari Yordan hingga laut” memicu kembali perdebatan panjang tentang masa depan Palestina, karena frasa tersebut dipahami sebagai penegasan bahwa tidak ada ruang bagi kedaulatan Palestina yang berdiri sendiri.

Dengan sikap ini, pemerintah penjajah di bawah Netanyahu memperjelas arah kebijakan bahwa Gaza tidak akan dipulihkan dan usaha Amerika dengan Board of Peace (BoP) yang tidak ada banyak manfaat bagi kemerdekaan Palestina sendiri.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahuBOPDewan PerdamaianisraelJalur Gazapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mayoritas Masyarakat Polandia Dukung Larangan Medsos Anak di bawah 16 Tahun
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah Pertanyakan Road Map BoP yang Tidak Bahas Kemerdekaan Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Cemas, Rudal Hipersonik Baru Turki Dinilai Jadi Ancaman Zionis

Berita
25 Agustus 2026 19:58
Sentuhan AI vs ‘Rasa’ Manusia: Mengapa Fotografer Profesional Kurang Menyarankan AI Generated Image?
Bus Aparat Keamanan Suriah Meledak Dekat Damaskus
Aparat Keamanan Pakistan Tewaskan 49 Militan
Tifatul Sembiring Paparkan Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara dan Payung Hukum Isu LGBT

Terbaru

  • Resmi Gabung Angkatan Darat Suriah, YPG Umumkan Pembubaran Diri
  • Zaitun Rasmin Kembali Pimpin Wahdah Islamiyah, Terpilih untuk Periode 2027–2031
  • ‘Israel’ Tetap Ikut Eurovision, Belanda Kembali Pilih Boikot
  • “Saya Menyebarkan Berita Palsu,” aku Pejabat Komunikasi ‘Israel’
  • ‘Israel’ Cemas, Rudal Hipersonik Baru Turki Dinilai Jadi Ancaman Zionis
  • Cari Suara, Netanyahu Tegaskan ‘Israel’ Tak akan Biarkan Negara Palestina Berdiri
  • Operasi Penikaman Berhasil Lukai Warga ‘Israel’, Hamas: Itu Respon atas Kejahatan Zionis
  • MUI Soroti Pemblokiran Rekening Aktivis, Ingatkan Ancaman Penarikan Dana Massal
  • YLBH Hidayatullah Soroti Dugaan Kewajiban Lepas Hijab bagi Calon Kadet Putri Unhan
  • Sultan Perak Dorong Persaudaraan Muslim Redam Persaingan Politik

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?