Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Komunitas Ojol Mengaji Susun Arah Gerakan, Wujudkan Cita-cita Bangun Masjid

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Maret 2026 19:25 7:25 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Maret 2026 19:25
Bagikan
Komunitas Ojol Mengaji Susun Arah Gerakan, Wujudkan Cita-cita Bangun Masjid
Bagikan

Hidayatullah.com – Komunitas Ojol Mengaji didorong untuk menyusun arah gerakan yang lebih terencana sekaligus mewujudkan cita-cita besar mereka, termasuk membangun masjid bagi para pengemudi ojek online. Dorongan tersebut mengemuka dalam forum buka puasa bersama dan diskusi yang digelar di Poltangan Southgate, markas Hidayatullah Jakarta Selatan.

Pengurus Komunitas Ojol Mengaji, Virqi Khebot menyampaikan kegiatan komunitasnya sudah berjalan sejak tahun 2019. Meski sempat terhambat pertumbuhannya karena Covid 2020.

“Alhamdulillah kami juga melewati badai pandemi itu, dulunya kegiatan ini berjalan setiap hari yang dibina sama pengurus DPD Hidayatullah Jaksel. Kami berharap ke depan bisa lebih eksis dan programnya lebih optimal ke depan,” ujar Virqi dalam suasana Focus Group Discussion (FGD), Jumat (13/3/2026).

Sebulan lalu, lanjut Virqi kami mengunjungi Masjid Sejuta Pemuda. Perjalanan kesana bagian dari salah satu program komunitas yakni Tadabur Alam. Nah dari sana kami punya mimpi bersama, bagaimana mewujudkan masjid untuk Ojol Mengaji. “Masjid Sejuta Pemuda itu buka 24 jam. Sangat ramah terhadap pekerja harian seperti kami,” tegas Virqi.

Direktur Prodaya Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Syamsudin, menilai gerakan Ojol Mengaji memiliki dampak positif yang nyata bagi para anggotanya, khususnya dalam membentuk karakter melalui kegiatan belajar Al-Qur’an dan pengajian.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

“Kalau kita lihat dari pengalaman yang disampaikan tadi, dampak dari belajar mengaji itu luar biasa. Orang bisa menjadi lebih sabar, lebih tenang, dan lebih kuat menghadapi kehidupan,” ujar Syamsudin.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga dapat membawa perubahan sosial yang lebih luas jika semakin banyak pengemudi ojek online yang terlibat dalam kegiatan serupa.

Syamsudin menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mendikte arah gerakan komunitas, melainkan membantu memfasilitasi gagasan dan harapan yang lahir dari para anggotanya sendiri.

“Saya percaya yang paling tahu kebutuhan komunitas Ojol Mengaji adalah teman-teman sendiri. Kami hadir hanya untuk memfasilitasi agar harapan-harapan itu bisa terwujud,” katanya.

Ia juga mendorong komunitas tersebut mulai merumuskan visi yang lebih jelas, setidaknya untuk tiga tahun ke depan, agar gerakan yang telah berjalan selama enam tahun itu dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Saya belum tahu Ojol Mengaji ini ingin dibawa ke mana ke depan. Tadi ada ide menarik, misalnya membangun masjid untuk para ojol. Secara branding juga keren. Tapi apakah itu hanya bercanda atau benar-benar serius?” ujarnya.

Menurut Syamsudin, keberlanjutan sebuah gerakan tidak mungkin bergantung pada satu pihak saja. Kolaborasi antara komunitas, lembaga, dan masyarakat menjadi kunci untuk menghadirkan dampak yang lebih besar.

“Tidak mungkin hanya dari DPD saja, tidak mungkin hanya dari BMH saja, dan tidak mungkin hanya dari Ojol Mengaji saja. Tapi kalau potensi itu kita satukan, insyaAllah kita bisa menghadirkan gerakan yang lebih besar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Departemen Dakwah dan Pelayanan Umat DPW Hidayatullah DKI Jakarta, Rahmat Ilahi Hadist, mengajak anggota komunitas untuk tidak ragu mewujudkan cita-cita besar tersebut.

Rahmat menyampaikan bahwa gagasan membangun masjid bagi komunitas ojek online merupakan niat baik yang patut diperjuangkan bersama.

“Hari ini hari terbaik, hari Jumat. Bulan ini juga bulan terbaik, bulan Ramadan. Dan tempat ini adalah yang terbaik, sebab tidak ada tempat terbaik di muka bumi selain disitu juga kita bersujud kepada Allah. Maka niat baik ini insyaAllah memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Rahmat juga menceritakan pengalaman hidupnya yang pernah bekerja sebagai tukang ojek, penjual koran, hingga berdagang donat ketika menempuh pendidikan di Jakarta. Pengalaman tersebut membuatnya merasa dekat dengan para pengemudi ojek online yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Saya pernah jadi tukang ojek waktu kuliah di Jakarta. Jadi saya merasa tidak ada jarak dengan bapak-bapak sekalian,” katanya.

Menurut Rahmat, sebuah cita-cita besar tidak perlu ditakuti hanya karena terlihat sulit diwujudkan. Bahkan jika masih berupa mimpi, niat tersebut tetap memiliki nilai di sisi Allah. “Kita boleh bermimpi setinggi langit. Kalau pun jatuh, kita akan jatuh di antara bintang-bintang,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam Islam, niat baik sudah bernilai ibadah meskipun belum terwujud. Jika kemudian niat tersebut benar-benar terlaksana, maka nilainya menjadi lebih besar lagi.

Karena itu, Rahmat mengajak anggota komunitas Ojol Mengaji untuk mulai mengambil langkah kecil namun konsisten, seperti menyisihkan sebagian rezeki untuk mewujudkan cita-cita bersama tersebut.
“Misalnya dari rezeki yang kita dapatkan setiap hari, kita sisihkan sedikit untuk niat membangun masjid. Dari yang kecil itu bisa menjadi magnet yang menghadirkan kebaikan yang lebih besar,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kekuatan utama komunitas terletak pada kebersamaan dan semangat persaudaraan. “Kita semua ini seperti bintang. Ada yang terang, ada yang redup. Tapi ketika kita bersatu, semuanya akan bersinar. Itulah ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.

Melalui pertemuan tersebut, berbagai pihak berharap komunitas Ojol Mengaji dapat terus berkembang sebagai gerakan dakwah berbasis komunitas yang tidak hanya memperkuat spiritualitas anggotanya, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas bagi masyarakat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DPD Hidayatullah JakselOjol Mengaji
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Jenaka Bulan Puasa 7: Badui Pamer Puasa
Tulisan selanjutnya DPD Hidayatullah Jaksel Resmikan Poltangan Southgate, Jadi Rumah Bersama Gerakan Kebaikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?