Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Presiden Korea Selatan Bentrok dengan Israel Soal Hak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 April 2026 14:29 2:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 April 2026 14:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung hari Sabtu (11/4/2026) menuding Israel gagal melihat ke dalam dirinya sendiri perihal tuduha pelanggaran berbagai hak yang dilakukan oleh pasukannya, setelah Israel menuduhnya membesar-besarkan “disinformasi” di media sosial.

Pemimpin Seoul itu membuat geram Kementerian Luar Negeri Israel pekan ini dengan komentar-komentarnya lewat video di media sosial yang memuat gambar tentara Israel menyiksa dan mendorong seorang “anak Palestina” jatuh dari atap bangunan.

“Saya perlu melihat apakah ini benar, dan jika memang demikian, apa langkah-langkah yang sudah diambil,” kata Lee hari Jumat lewat platform X seperti dilansir AFP.

Menurut peninjauan AFP, video itu sepertinya menunjukkan gambar dari sisi berbeda sebuah insiden yang tertangkap kamera AFPTV di Tepi Barat dua tahun lalu, ketika sejumlah reporter melihat seorang serdadu Israel menggunakan kakinya untuk mendorong jasad yang tampaknya mayat seorang pria Palestina dari atap.

Pada 2024 Gedung Putih menyebut rekaman itu” sangat meresahkan “ dan mengatakan pihaknya sudah meminta penjelasan dari Israel di tengah penggerebekan yang banyak dilakukan oleh pasukan IDF di Tepi Barat yang diduduki Zionis sejak 1967.

Baca Juga

Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan dalam pernyataan yang dirilis hari Sabtu bahwa insiden itu sudah “diselidiki dan ditangani”.

“Presiden Lee Jae Myung, untuk beberapa alasan yang aneh, memilih untuk menggali kembali cerita dari tahun 2024 dan mengutip sebuah akun palsu yang secara keliru menyajikannya sebagai peristiwa yang baru ini terjadi,” kata Kemenlu Zionis lewat pernyataan di media sosial.

“Akun ini dikenal kerap menyebarkan disinformasi anti-Israel dan berita bohong tentang Israel,” imbuhnya.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan berusaha mencegah eskalasi konfrontasi di media sosial.

Dalam sebuah pernyataannya, Kemenlu Korsel mengatakan bahwa unggahan Lee tersebut– yang menuding perlakuan buruk Israel terhadap Palestina sama seperti kekejaman historis yang oernah dialami bangsa Yahudi dan Korea – mengajak untuk mempedulikan “hak-hak asasi manusia universal dan bukan sekedar opini atas suatu isu tertentu”.

Namun, hari Sabtu Lee mengeluarkan komentar susulan, yang menyinggung soal artikel berita yang menyoroti sikap protes Israel terhadap pernyataan-pernyataannya.

“Sangat disayangkan bahwa Anda bahkan tidak melihat kepada diri sendiri perihal kritikan-kritikan orang dari seluruh dunia yang menderita dan merana disebabkan tindakan-tindakan anti-HAM dan anti-hukum internasional yang tidak berkesudahan,” kata Lee, menyinggung pelanggaran HAM yang sangat banyak dilakukan oleh Israel tetapi senantiasa dibantahnya.

“Ketika saya kesakitan, orang lain juga merasakannya,” kata Lee, seakan menyindir Zionis Israel yang tidak memiliki perikemanusiaan.

Korea Selatan merupakan sekutu dari Amerika Serikat yang merupakan penyokong utama Zionis Israel. Seoul biasanya berusaha bersikap netral dalam isu-isu Timur Tengah, tanpa berpihak kepada salah satu pihak yang berkonflik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rumah Bos OpenAI Sam Altman Dapat Lemparan Bom Molotov
Tulisan selanjutnya Atasi Stres Wan Azizah Wan Ismail Ajak Rakyat Malaysia Senam Bareng

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

Ghazwul Fikr Kajian
26 Juni 2026 11:30
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

Terbaru

  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
  • Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
  • Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
  • Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
  • Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
  • Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
  • Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
  • MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Mungkin Anda Juga Suka

perang skala penuh
Berita

Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober

26 Juni 2026 15:27
Berita

Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman

25 Juni 2026 17:32
Berita

Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran

25 Juni 2026 15:21
Berita

Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan

25 Juni 2026 15:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?