Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) AS Tangkap Puluhan Veteran Tentara yang Protes Perang Iran

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 21 April 2026 09:16 9:16 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 21 April 2026 09:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Puluhan veteran militer Amerika Serikat ditangkap pada Senin setelah mereka menduduki Gedung Kantor Cannon House di Capitol Hill untuk memprotes perang ilegal Presiden Donald Trump terhadap Iran.

Protes tersebut menyatukan para veteran dari berbagai kelompok. Mereka berdiri melingkar, memegang bunga tulip merah, dan meneriakkan slogan-slogan anti-perang sambil menyerukan diakhirinya aksi militer AS di Iran.

Polisi Capitol AS bergerak dan menahan para demonstran satu per satu. Sebuah video menunjukkan petugas menahan para veteran dan mengeluarkan mereka dari gedung saat aksi duduk terus berlanjut.

Di antara mereka yang ditangkap adalah Mike Prysner, direktur eksekutif Center on Conscience and War dan seorang veteran Perang Irak 2003. Ia menyerukan pasukan AS untuk menolak penugasan dan menjadi penentang wajib militer menjelang demonstrasi tersebut.

Earlier today, U.S. Capitol Police detained activists, including Mike Prysner and dozens of veterans and military families, during a protest at the Capitol where participants held red tulips honoring Iranian martyrs and opposing the war. pic.twitter.com/2pMokKGCdr

— Quds News Network (@QudsNen) April 20, 2026

Prysner mengatakan Perang Irak menyebabkan kematian massal warga sipil dan meninggalkan trauma yang berkepanjangan bagi tentara AS. Ia mengatakan kepada anggota militer aktif bahwa mereka masih memiliki kesempatan untuk menolak partisipasi dalam perang di masa depan.

Baca Juga

Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia

Ia juga mengatakan bahwa penolakan berdasarkan hati nurani adalah hak hukum dan mendesak pasukan untuk mencari dukungan guna menghindari penugasan.

Veteran lain, Tyler Romero, juga bergabung dalam protes tersebut dan mengatakan bahwa ia memilih penangkapan untuk menentang “mesin perang.” Ia mengatakan pengalamannya di militer mendorongnya untuk mengambil tindakan terhadap perang AS yang terus berlanjut di luar negeri.

Romero mendesak anggota militer aktif untuk mempertimbangkan kembali peran mereka. Ia mengatakan bahwa partisipasi berkelanjutan dalam operasi militer hanya akan memperdalam kerugian pribadi dan global dan menyerukan mereka untuk menolak perintah penugasan.

Protes tersebut terjadi ketika Trump meningkatkan retorika terhadap Iran. Selama akhir pekan, ia mengancam akan melakukan serangan lebih lanjut terhadap infrastruktur sipil jika Teheran menolak untuk menyetujui tuntutan AS terkait pengayaan uranium dan akses ke Selat Hormuz.

Trump mengancam bahwa Iran akan menghadapi konsekuensi yang menghancurkan jika tidak menerima kesepakatan. Ia mengatakan negara itu dapat menghadapi kehancuran yang meluas jika negosiasi gagal, meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AS-Israel Serang IranDonald TrumpPerang Iran-AS Israelveteran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Musuh Iran adalah Musuh Rusia,’ Moskow Tahan 40 Warga Israel
Tulisan selanjutnya Fikih Ikhtilaf Muammal Hamidy: Kearifan dalam Menyikapi Perbedaan Pendapat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia

Berita
11 Juni 2026 11:24
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap
Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja

Terbaru

  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
  • PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
  • Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
  • Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

9 Juni 2026 05:00
Berita

MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa

8 Juni 2026 21:00
Berita

Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral

8 Juni 2026 20:30
Berita

Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan

8 Juni 2026 20:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?