Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Fikih Ikhtilaf Muammal Hamidy: Kearifan dalam Menyikapi Perbedaan Pendapat

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 April 2026 14:10 2:10 pm
Ahmad
Dipublikasikan 21 April 2026 14:09
Bagikan
Bagikan

Perbedaan dalam Islam bukan untuk dipertentangkan, melainkan dipahami melalui ilmu, dikelola dengan adab, dan diarahkan untuk menemukan kebenaran.

Oleh: Ridwan Ma’ruf

Hidayatullah.com | ADALAH Muammal Hamidy, Lc. (1940–2015) seolah ulama Muhammadiyah Jawa Timur, merupakan representasi penting dari tradisi keilmuan lintas mazhab yang membentuk cara pandangnya terhadap perbedaan pendapat dalam Islam.

Ia dikenal dari latar belakang pendidikan yang sangat beragam—dari Pesantren Tebuireng yang berakar pada tradisi Nahdlatul Ulama hingga Pesantren Persatuan Islam (PERSIS) Bangil yang dikenal dengan pendekatan purifikasi—membentuk fondasi intelektual yang unik.

Dari sinilah lahir corak pemikiran fikih yang tidak kaku, namun tetap disiplin dalam berpegang pada dalil, sebagaimana tercermin dalam gagasannya tentang fikih ikhtilaf.

Baca Juga

Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi
Menghidupkan Kembali Budaya Membaca di Kalangan Umat Islam
Al-Rushafi dan Catatan Kritis Seputar Sirah Nabi Muhammad
Menjaga Warisan Ulama di Era Disrupsi Informasi
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Selama menempuh pendidikan di Tebuireng, ia mendalami tafsir klasik seperti Tafsir Jalalain, serta ilmu hadis dan fikih melalui kitab Kifayatul Akhyar, Fathul Mu’in, dan Fathul Wahab.

Ia juga menguasai ilmu alat (nahwu dan sharaf), yang menjadi kunci memahami teks Arab klasik. Kemampuan ini membawanya ke Pesantren PERSIS Bangil di bawah bimbingan Ustadz Abdul Qadir Hasan, hingga kemudian dipercaya menjadi pengajar pada 1963.

Perjalanan akademiknya berlanjut ke Universitas Islam Madinah atas rekomendasi Mohammad Natsir kepada Raja Faisal, lalu ke Al-Azhar Mesir.

Kombinasi pengalaman ini menjadikan Muammal Hamidy tidak terjebak dalam satu corak pemikiran sempit, tetapi mampu melihat perbedaan sebagai realitas ilmiah yang tak terhindarkan.

Melalui karyanya Fikih Ikhtilaf: Mengenal Sebab-Sebab Ikhtilaf, ia menjelaskan bahwa perbedaan pendapat di kalangan ulama bukanlah penyimpangan, melainkan konsekuensi dari metode ijtihad yang beragam.

Di sinilah letak pentingnya memahami ikhtilaf secara proporsional: bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk dipahami akar dan batas-batasnya.

Pentingnya Mengenal Asbabul Ikhtilaf

Asbabul ikhtilaf (sebab-sebab perbedaan pendapat) adalah faktor yang melatarbelakangi munculnya perbedaan di kalangan ulama, khususnya dalam masalah fikih furu’iyah yang tidak memiliki dalil qath’i.

Perbedaan ini sering muncul karena variasi dalam memahami teks (nash), baik dari sisi kebahasaan, konteks, maupun metode istinbath hukum.

Sebagai contoh, perbedaan pendapat tentang apakah menyentuh perempuan membatalkan wudu berangkat dari penafsiran terhadap frasa أَوْ لَمَسْتُمُ النِّسَاءَ dalam Surah Al-Maidah ayat 6.

Sebagian ulama memaknainya sebagai sentuhan fisik, sementara yang lain menafsirkannya sebagai hubungan suami-istri, berdasarkan hadis yang menunjukkan Nabi tetap salat setelah mencium istrinya tanpa memperbarui wudu.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa ikhtilaf tidak selalu berakar pada pertentangan prinsip, melainkan pada perbedaan cara memahami dalil. Dengan mengetahui dasar argumentasi masing-masing pendapat, seseorang tidak mudah menyalahkan pandangan lain.

Sebaliknya, ia akan memahami bahwa setiap ulama memiliki landasan metodologis yang dapat dipertanggungjawabkan. Dari sini tumbuh sikap toleransi yang berbasis ilmu, bukan sekadar kompromi tanpa dasar.

Ikhtilaf Ummati Rahmat

Ungkapan populer ikhtilaf umatku adalah rahmat ((ikhtilaf ummatku adalah rahmat) sering digunakan untuk membenarkan semua bentuk perbedaan. Namun, Muammal Hamidy mengingatkan bahwa ungkapan tersebut berasal dari hadist dhaif.

Bahkan, jika dipahami secara keliru, ia dapat menimbulkan kontradiksi: seolah-olah perpecahan adalah rahmat, sementara persatuan menjadi tidak penting.

Karena itu, perbedaan hanya bisa menjadi rahmat jika memenuhi syarat tertentu.

Pertama, terjadi dalam ranah furu’iyah, bukan dalam akidah. Kedua, disikapi dengan adab dan saling menghormati. Ketiga, tidak dilandasi fanatisme golongan. Keempat, berorientasi pada pencarian kebenaran, bukan sekadar memenangkan ego.

Dengan kerangka ini, ikhtilaf tidak dipahami sebagai sesuatu yang harus dihindari sepenuhnya, tetapi juga tidak boleh dibiarkan tanpa kendali. Ia harus dikelola dengan ilmu dan akhlak.

***

Ikhtilaf dalam masalah cabang adalah keniscayaan sekaligus kekayaan khazanah keilmuan dalam Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin. Yang menentukan apakah ia menjadi rahmat atau sumber perpecahan bukanlah perbedaannya itu sendiri, melainkan cara umat menyikapinya.

Sikap toleran, bijak, tidak memaksakan pendapat, serta berlapang dada adalah kunci dalam menghadapi perbedaan di kalangan ulama. Dengan pemahaman ini, perbedaan tidak lagi dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai kekuatan intelektual yang memperkaya pemikiran Islam.

Wallahu a’lam bishshawab.*

Baca juga:  Ikhtilaf Umat Rahmat – Hidayatullah.com

Ketua Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII) Kab. Sidoarjo (2024 – 2029) dan Anggota Majelis Pemberdayaan Wakaf  PDM Kab. Sidoarjo (2022 – 2027)

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:adabikhtilafilmukebenaranperbedaan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Video) AS Tangkap Puluhan Veteran Tentara yang Protes Perang Iran
Tulisan selanjutnya Aliansi Syiah Iraq Calonkan Bassem al-Badri sebagai Perdana Menteri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Laznas BMH dan Baitul Wakaf Gelar Penanaman Perdana Pisang Cavendish di Sleman untuk Kemandirian Ekonomi Umat
Berita

Laznas BMH dan Baitul Wakaf Gelar Penanaman Perdana Pisang Cavendish di Sleman untuk Kemandirian Ekonomi Umat

Berita
30 Juli 2026 11:54
MUI: Konten Keislaman Jangan Kalah di Ruang Digital
Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih
Bawa Bom Rakitan Wanita Meledakkan Dirinya di Sebuah Restoran di Moskow
Rektor UIN Tulungagung: Jangan Jauhkan Anak dari Masjid

Terbaru

  • Rektor UIN Tulungagung: Jangan Jauhkan Anak dari Masjid
  • Gelombang Kekerasan Pemukim Ilegal ‘Israel’ Kini Menyasar Gereja Armenia di Tepi Barat yang Diduduki
  • Masjid Perlu Dikondisikan sebagai Tempat Berkumpul Anak Muda
  • Pemukim Ilegal ‘Israel’ Serbu Sejumlah Desa Tepi Barat
  • Iran Eksekusi Dua Pria Terpidana Mata-mata Israel
  • Presiden Suriah: Tergulingnya Rezim Assad Diperlukan Bagi Timur Tengah
  • Puluhan Warga Palestina Syahid dalam Dua Hari Serangan ‘Israel’, Turki: Netanyahu Sabotase Perdamaian
  • ‘Masjidnya Rasulullah Berfungsi sebagai Sekretariat Negara’
  • Gempa M 5,6–5,7 Guncang Mesir, Getaran Terasa hingga Sejumlah Negara Timur Tengah 
  • 152 Warga Palestina Syahid pada Juli, Tertinggi Tahun Ini

Mungkin Anda Juga Suka

Artikel

Hubungan Agama dan Sains

6 Juli 2026 15:36
Artikel

Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman

6 Juli 2026 14:52
Ghazwul Fikr

Amerika dan Perang Salib Baru?

6 Juli 2026 10:19
Mimbar

Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin

3 Juli 2026 11:27
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?