Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gaza dalam Incaran Ekonomi: Pakar Ungkap Ambisi Proyek Terusan Ben Gurion di Kuliah Tamu UNM

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Mei 2026 10:26 10:26 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Mei 2026 10:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Ruang Ballroom Theater Menara FMIPA Universitas Negeri Makassar (UNM) mendadak hening saat H. Pizaro Gozali Idrus, S.Sos., M.Sos., Ph.D. (Cand.) mengawali kisahnya. Dalam kuliah tamu bertajuk “Geopolitik dalam Lensa Geografi” pada Senin (11/05/2026), kolaborasi antara UNM, MAKRAM, WIZ, dan LIDMI ini tidak hanya menyajikan teori di atas kertas, namun menghadirkan realitas berdarah dari garis depan konflik global.

Pizaro, jurnalis perang yang pernah bertugas untuk Anadolu Agency, membuka paparannya dengan menceritakan betapa tipisnya batas antara hidup dan mati saat meliput perang Suriah. Di tengah konflik yang merenggut setengah juta jiwa tersebut, ia harus melewati pelatihan fisik ekstrem, mulai dari dijatuhkan ke tengah samudera hingga ujian lari di bawah rentetan peluru asli.

“Seorang wartawan perang wajib punya sertifikat. Kami ujian lari tidak pakai stopwatch, tapi ditembaki dari belakang. Kalau telat sedikit, peluru itu kena kaki. Di sana, pilihannya hanya satu: ambil keputusan dalam sepersekian detik atau mati,” kenang Pizaro sembari menceritakan pengalamannya melihat bom jatuh hanya 50 meter di hadapannya.

Ketajaman insting bertahan hidup inilah yang kemudian membawanya pada pemahaman bahwa perang hari ini adalah pertarungan media dan siber. Pizaro mengungkapkan bahwa hampir seluruh kanal komunikasi modern telah disadap, sehingga pihak pejuang di Gaza harus menggunakan metode unik yang tak tertembus teknologi, yakni sandi Al-Qur’an.

“Hamas gagal dibobol karena mereka menggunakan sandi Al-Qur’an. Kalau pakai bahasa Arab biasa, Israel punya ahli khususnya, tapi kalau kode dari ayat Al-Qur’an, mereka tidak bisa tembus. Itulah kenapa banyak pemuda Palestina kini mengambil jurusan media siber dan komunikasi; mereka sadar inilah senjata masa depan,” jelasnya di hadapan ratusan mahasiswa.

Baca Juga

MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan

Namun, penguasaan informasi tersebut hanyalah satu kepingan dari teka-teki besar yang sedang dimainkan di tanah Palestina. Pizaro membedah bahwa di balik bombardir Jalur Gaza, terdapat motif ekonomi raksasa berupa pembangunan Terusan Ben Gurion. Proyek senilai Rp2.000 triliun ini dirancang Israel untuk memutus ketergantungan Barat pada Terusan Suez milik Mesir.

“Kenapa Israel sangat nafsu menguasai Gaza? Karena mereka ingin membangun jalur tandingan Terusan Suez. Gaza dibombardir agar jalur pembuatan terusan itu aman dari gangguan. Ini adalah strategi menguasai ‘dompet dunia’ melalui jalur maritim,” tegas Pizaro.

Ambisi maritim ini pada akhirnya menyeret dunia ke dalam pusaran persaingan antara China dan Amerika Serikat. Ketegangan di Selat Hormuz yang membuat puluhan ribu pelaut terjebak menjadi bukti nyata bahwa geopolitik Timur Tengah berdampak langsung ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Menanggapi hal ini, Pizaro menilai langkah Presiden Prabowo Subianto yang masuk ke BRICS sekaligus menjaga keseimbangan dengan Barat adalah strategi balancing yang cerdas.

“Kita punya politik Bebas Aktif. Kiri dan kanan harus oke kalau soal ekonomi. Indonesia masuk ke BRICS dan tetap menyeimbangkan ke Barat agar kita tidak didikte oleh satu kekuatan saja. Di tengah kerumitan negosiasi nuklir Iran dan Amerika, posisi Indonesia harus tetap menjadi jembatan yang netral namun menguntungkan,” pungkasnya menutup kuliah tamu tersebut.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaHAMASHeadlinePizaro GozaliTerusan SuezTimur Tengah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arab Saudi Dukung Kebijakan Keamanan Bahrain
Tulisan selanjutnya Pejabat Eropa Sebut Orang Israel Kuasai Banyak Tanah dan Properti di Siprus Selatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Opini

Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Opini
25 Juni 2026 17:06
Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah
Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS

Terbaru

  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

25 Juni 2026 12:11
Berita

‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi

24 Juni 2026 17:00
Berita

Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa

23 Juni 2026 22:31
Mossad
Berita

Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO

23 Juni 2026 21:41
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?