Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Iran Disebut Mampu Bertahan dari Blokade AS Berbulan-bulan Tanpa Krisis Ekonomi Besar

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 11 Mei 2026 20:14 8:14 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 11 Mei 2026 20:14
Bagikan
Kapal tanker pembawa minyak di selat Hormuz
Bagikan

Hidayatullah.com – Blokade militer Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran kemungkinan akan memutus pasokan minyak vital ke negara tersebut, namun Iran dilaporkan dapat bertahan selama berbulan-bulan tanpa krisis ekonomi besar.

Menurut laporan NBC News pada Sabtu (09/05/2026), industri minyak Iran diyakini tak akan mengalami kerusakan permanen meski menghadapi blokade militer AS.

Setelah blokade dimulai sekitar sebulan yang lalu, Presiden Donald Trump dan pejabat senior pemerintahan menyatakan bahwa hal itu akan dengan cepat memicu krisis di sektor minyak Iran.

Trump mengatakan infrastruktur minyak Iran dapat “meledak” dalam beberapa hari jika ekspor dihentikan. “Jika mereka tidak menggerakkan minyak mereka, seluruh infrastruktur minyak mereka akan meledak.”

Prediksi itu tidak menjadi kenyataan, meskipun blokade telah menghentikan puluhan kapal tanker Iran di dekat Selat Hormuz.

Baca Juga

MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan

Iran telah perlahan mengurangi produksi minyak karena blokade dan dapat kehabisan ruang penyimpanan dalam waktu dua bulan, yang berpotensi memaksa beberapa sumur untuk ditutup.

Sebagian ladang minyak Iran masih beroperasi

Namun, laporan tersebut mengatakan bahwa Iran mungkin menghindari penutupan besar-besaran karena sebagian besar minyaknya dapat dimurnikan dan digunakan di dalam negeri, sehingga sebagian besar ladang tetap beroperasi.

“Mereka harus menutup sekitar setengah dari produksi mereka. Mereka dapat terus berproduksi karena mereka dapat memurnikannya di dalam negeri,” kata Robin Mills dari Qamar Energy Consulting dan Center on Global Energy Policy di Universitas Columbia, New York.

Gregory Brew dari Eurasia Group mengatakan Iran memiliki pengalaman dalam mengurangi produksi minyak setelah melakukannya dua kali dalam 15 tahun terakhir di bawah sanksi AS.

“Saya rasa itu tidak akan menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur mereka,” kata Brew. “Mereka tahu bagaimana melakukannya. Mereka pernah melakukannya sebelumnya.”

Menurut Brew, Iran telah merespons dengan mengurangi jumlah minyak yang dimuat ke kapal tanker dari sekitar 11 juta barel per minggu menjadi sekitar 6-8 juta barel.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:irankonflik Timur TengahminyakPerang Iran-AS IsraelSelat Hormuz
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pejabat Eropa Sebut Orang Israel Kuasai Banyak Tanah dan Properti di Siprus Selatan
Tulisan selanjutnya Warga India Diimbau WFH, Batasi Bepergian ke Luar Negeri, Hemat Energi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman

Berita
25 Juni 2026 17:32
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS
Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO
Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh

Terbaru

  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya

25 Juni 2026 13:06
Berita

Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

25 Juni 2026 12:11
Berita

Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

25 Juni 2026 11:39
Berita

‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi

24 Juni 2026 17:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?