Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Warga India Diimbau WFH, Batasi Bepergian ke Luar Negeri, Hemat Energi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Mei 2026 03:15 3:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Mei 2026 03:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perdana Menteri Narendra Modi menginbau warga India untuk kembali melakukan aktivitas kerja dari rumah (work from home), kurangi pembelian emas dan batasi perjalanan ke luar negeri guna mengatasi dampak kenaikan harga ebergi disebabkan perang di Timur Tengah yang masih berlanjut.

India mengimpor 90% dari kebutuhan minyaknya dan pengeluaran belanja minyak mentahnya telah mengalami lonjakan miliaran dolar sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran 28 Februari.

Modi mengatakan kebijakan penghematan akan mengurangi penggunaan bahan bakar dan dapat menghemat devisa.

“Patriotisme buian sekedar tentang kesediaan untuk mengorbankan jiwa di perbatasan negara. Pada masa seperti sekarang ini, patriotisme adalah tentang tanggung jawab dan memenuhi kewajiban kita terhadap negara dalam kehidupan sehari-hari,” kata Modi seperti dilansir BBC hari Senin (11/5/2026).

“Dalam situasi sekarang, kita harus memberikan tekanan besar dalam hal penghematan devisa,” imbuhnya.

Baca Juga

MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan

India sejauh ini tidak menaikkan harga bensin dan solar meskipun ada tekanan dari para pengecer BBM di SPBU yang dikelola pemerintah.

Dampak masalah BBM sudah terlihat di sebagian industri, dengan ratusan ribu pekerja di pabrik produk-produk kaca, plastik dan tegel terancam diberhentikan. Sementara kelangkaan pupuk berisiko menurunkan hasil panen dan menaikkan harga bahan pangan.

Mendesak anggota masyarakat untuk menggunakan transportasi umum seperti kereta metro, Modi menyarankan warga untuk berbagi pakai kendaraan guna menghemat bahan bakar. Sementara petani diminta memangkas penggunaan pupuk hingga setengah.

Sebagian analis mengatakan pernyataan Modi mengindikasikan pemerintah kemungkinan tidak lama lagi akan membuat kebijakan untuk mengurangi penggunaan energi, menaikkan harga BBM.

Perang di Iran dan pemblokiran Selat Hormuz berdampak pada perekonomian di seluruh dunia, terutama di Asia, dengan banyak negara berjibaku mengatasi dampak lonjakan harga bahan bakar. International Energy Agency (IEA) menggambarkan situasi itu sebagai “disrupsi pasokan energi terbesar dalam sejarah”.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kapal tanker pembawa minyak di selat Hormuz Iran Disebut Mampu Bertahan dari Blokade AS Berbulan-bulan Tanpa Krisis Ekonomi Besar
Tulisan selanjutnya Italia Evakuasi 72 Mahasiswa Palestina dari Gaza Lewat Program Beasiswa Universitas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

Berita
25 Juni 2026 11:39
Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi

Terbaru

  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya

25 Juni 2026 13:06
Berita

Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

25 Juni 2026 12:11
Berita

‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi

24 Juni 2026 17:00
Berita

Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS

24 Juni 2026 16:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?