Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gergara Perang Timur Tengah Kemasan Camilan Jepang Jadi Hitam Putih

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Mei 2026 19:26 7:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Mei 2026 19:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari tiba-tiba melancarkan serangan atas Iran yang kemudian berkembang menjadi perang Timur Tengah. Dampaknya tidak hanya pada pasokan minyak dan gas global, tetapi juga kemasan camilan di Jepang yang terpaksa menggunakan warna hitam dan putih.

Perusahaan makanan ringan terbesar Jepang Calbee, yang keripik kentangnya dikenal dengan desain kemasan berwarna cerah, mengatakan bahwa 14 produknya akan menggunakan warna monokrom hitam putih pada akhir Mei, lansir The Guardian Selasa (12/5/2026).

Langkah hitam putih itu terpaksa diambil Calbee karena terjadi kelangkaan pasokan nafta, bahan baku pewarna yang merupakan produk turunan dari minyak.

Tinta cetak memerlukan nafta, yang diimpor Jepang dari Timur Tengah sekitar 40% dari total kebutuhannya.

Kabar tentang keputusan Calbee itu menjadi kepala berita media seantero Jepang, yang sebelumnya dibuat heboh karena produk keripik kentang merk lain berhenti berproduksi disebabkan minyak berat yang diperlukan pabrik sulit untuk didapat.

Baca Juga

perang skala penuh
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya

Ditanya tentang keputusan Calbee, seorang juru bicara pemerintah mengatakan penyulingan nafta masih berlanjut dengan menggunakan minyak mentah cadangan, sementara impor dari luar Timur Tengah sudah berlipat tiga pada bulan Mei dibandingkan level sebelum pecah perang Iran.

Kei Sato, seorang jubir senior pemerintah, berusaha meyakinkan publik bahwa kelangkaan nafta tidak akan menimbulkan gangguan meluas.

“Pasokan bahan baku tinta nafta dalam jumlah yang cukup sudah diamankan untuk kebutuhan penting di Jepang. Kami bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar guna memastikan nafta diimpor dengan melewati rute selain Selat Hormuz,” kata Sato dalam pernyataan yang disiapkan sebagai kabar darurat oleh sejumlah kanal televisi Jepang.

Dia menegaskan bahwa sejauh ini belum menerima laporan tentang gangguan pasokan tinta cetak atau nafta di Jepang.

Calbee didirikan di Hiroshima pada 1949 di saat kota itu mulai bangkit dari kehancuran akibat bom atom yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat. Perusahaan itu menguasai perusahaan Inggris Seabrook Crisps pada 2018. Pada tahun 2025 Calbee membukukan penjualan 322,5 miliar yen (2,04 miliar dolar).

Menyusul kabar hitam putih tersebut, harga saham Calbee turun lebih dari 1%, sementara Nikkei 225 Index naik secara keseluruhan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menlu Turki Sambut Petinggi Hamas di Ankara, Perkuat Diplomasi
Tulisan selanjutnya Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina saat Parade Juara Barcelona

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman

Berita
25 Juni 2026 17:32
Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh
Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
Prancis dan Jerman Sepakat Kelola Bersama Perusahaan Senjata KNDS
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober

Terbaru

  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
  • Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah
  • Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

25 Juni 2026 12:11
Berita

Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

25 Juni 2026 11:39
Berita

‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi

24 Juni 2026 17:00
Berita

Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS

24 Juni 2026 16:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?