Hidayatullah.com—Forum umat Islam NTT hari Ahad Pagi, (01/09/2013) mengadakan acara Tabligh Akbar dan Solidaritas untu Mesir. Kegiatan berlangsung pada Bertempat di Masjid Raya Nurussa’adah Kota Kupang NTT
Acara diselenggarakan oleh: MUI Propinsi NTT, Yayasan Masjid Raya Nurussa’adah, Hidayatullah, Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, Aqso Workong Group, Wahdah Islamiyah dan MKS Group.
Ikut hadir dalam acara ini antara lain; Ketua MUI Prov. NTT H. Abdul Kadir Makarim, Anggota DPRD Prov.NTT Anwar Puageno, Alim Ulama Kota Kupang, Mahasiswa/Pelajar, Ibu-ibu Majlis Taklim Kota Kupang.
Dalam acara tersebut sebagai Keynote Speaker Ust. H. Ridwan Hamidi, Lc. MPI.MA.(Dai Asal Jogjakarta)
H. Abdul Kadir Makarim dalam sambutanya menyatakan, umat Islam harus peka menghadapi problem dan harus bisa mengambil semua pelajaran atas peristiwa yang terjadi.
“Muslibah Mesir adalah juga musiba umat Islam, maka umat Islam Indonesia khususnya umat Islam NTT harus lebih peka dengan problematika yang sedang dihadapi umat Islam Mesir hari ini, kita harus mengambil pelajaran. Kita harus segera kembali kepada Allah subhanahu wata’ala dengan meningkatkan keimanan serta memperkuat semangan ber-qur’an, mempererat ukhuwah Islamiyah dan menjaga kerukunan antar umat beragama.”
Selain itu Makarim juga mengajak kepada ummat Islam Kota Kupang untuk membantu saudara-saudara di Mesir.
Sebelum menutup Makarim menghimbau kepada Pemerintah RI agar dapat bersikap tegas dalam meberikan pernyataan dukungan kepada rakyat Mesir dan menolak segala bentuk pembantaian, ujar pria kelahiran Kota Kupang ini.
Sementara itu, dalam sambutan singkat H. Anawar Pua Geno, SH. (Anggota DPRD Provinsi NTT) mengatakan, “Kami mengajak umat Islam kota kupang dan NTT untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan solidaritas Muslim, bukan saja di NTT tetapi juga dengan saudara-saudara se-Indonesia dan seluruh dunia, termasuk di Mesir.”
Pemuda aktifis Islam Kota Kupang ini menambahkan, umat Islam ini bagaikan satu tubuh, apabila salah satu anggota tubuhnya sakit, maka anggota tubuh lainnya akan merasakan sakit. Karenanya solidaritas harus ditunjukan melalui pikiran, gagasan, do’a dan juga kepedulian pada saudara-saudara Muslim di Mesir.
Ketua Panitia Syaiful Bahri, dalam sambutanya mengatakan, “Ide dasar panitia melakukan kegiatan ini adalah karena melihat perang semakin berkecamuk di Mesir. Syaiful pun mengajak kepada umat Islam Kota Kupang dan NTT, mari kita galang kepedulian dengan do’a.
“Walau kita di NTT, tetapi kita harus bisa menjadi umat yang lebih dekat dengan mereka,” ujarnya.*/Usman Aidil Wandan (NTT)