Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mesir Larang Siaran Aljazeera dan 3 Stasiun TV Islam

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 September 2013 21:03 9:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 September 2013 21:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan di Kairo hari Selasa (3/9/2013) memerintahkan agar stasiun televisi Aljazeera Mubasher Misr dilarang mengudara di jagat siaran Mesir. Keputusan pengadilan adminstrasi itu juga melarangan siaran 3 stasiun TV terkait kelompok Islam; Al-Yarmouk, Al-Quds dan Ahrar 25.

Stasiun-stasiun televisi itu dituding mengabarkan berita bias dan cenderung berpihak kepada Al-Ikhwan al-Muslimun, menyusul penggulingan pemerintahan presiden Mursy. Pejabat Mesir bahkan menuding Aljazeera mengancam keamanan negara.

Meskipun demikian, ada yang menilai larangan itu tidak berarti.

“Saya tidak memahami rasionalitas dari keputusan pengadilan semacam itu. Keputusan itu sulit dilaksanakan,” kata Khaled Dawoud, anggota terkemuka partai liberal Dustur kepada Ahram Online. “Jika mereka melarang sebuah saluran TV, saluran lainnya akan muncul dan mencari negara lain untuk bersiaran dari sana.”

Dawoud mengaku merasa sebagian dari siaran stasiun-stasiun televisi itu cenderung kepada Al-Ikhwan. Tetapi menurutnya, “kita juga harus membiasakan diri dengan siaran-siaran yang pandangannya tidak menarik simpati kita dan berhenti menyalahkan media, sebab kita hidup di era keberagaman.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pekan lalu pemerintah sementara Mesir sudah melarang Aljazeera Mubasher Misr dengan tuduhan beroperasi tanpa mengantongi izin. Akibatnya, sebagian besar operasional siaran mereka dipindah ke markas besarnya di Qatar.

Aljazeera kemudian menggugat tudingan beroperasi tanpa izin itu dan mempublikasikan surat izin operasional dari pemerintah Mesir.

Stasiun TV yang berpusat di kota Doha tersebut hari Ahad (1/9/2013) menyatakan prihatin dengan serangkaian tindakan aparat Mesir yang melecehkan, seperti penangkapan para stafnya dan penyitaan peralatan siaran.

Koresponden Aljazeera edisi bahasa Arab Abdullah El-Shami ditahan aparat sejak 14 Agustus, sementara kamerawan Mohamed Badr sudah disel lebih dari satu bulan. Sedangkan tiga reporter asing yang bekerja untuk Aljazeera hari Ahad kemarin dideportasi dengan tuduhan meliput peristiwa politik tanpa izin.

Larangan bersiaran tersebut dikeluarkan satu hari setelah pengadilan Mesir memutuskan penutupan permanen stasiun televisi anti-liberal Al-Hafez.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mabes Polri Bantah adanya Pelecehan Seksual di Mako Brimob Depok
Tulisan selanjutnya Umat Islam NTT adakan Tablig Akbar Solidaritas untuk Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?