Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Studium Generale SPI ITJ Merekonstruksi Dakwah Nabi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Maret 2015 12:36 12:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Maret 2015 12:36
Bagikan
Asep Sobari, Lc., founder Sirah Community Indonesia (SCI)
Bagikan

Hidayatullah.com–Ada perubahan yang sangat terstruktur dari masa-masa jahiliyyah kepada Islam. Bukan sekadar seseorang yang tadinya suka mabuk, menjadi tidak mabuk.

Perubahan utama yang Rasulullah Shallalhu ‘Alaihi Wassallam adalah sistem nilai masyarakat, berdasarkan persoalan hidup manusia dalam kehidupannya, tambahnya.

Demikian penjelasan Asep Sobari, Lc., founder Sirah Community Indonesia (SCI) saat  Studium General dan Pembukaan Sekolah Pemikiran Islam (SPI) #IndonesiaTanpaJIL Angkatan Kedua bertema “Buah Dakwah Rasulullah: Transisi Masyarakat Jahiliyah Kepada Islam”.

Dalam acara yang diselenggarakan di  Aula Rabbani, lantai 5, Jalan Pemuda No.1, Rawamangun,  hari Ahad, 1 Maret 2015 ini,

Asep menjelaskan soal pertentangan antara pemikiran jahiliyyah dengan Islam ini.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

“Di antaranya adalah jahiliyyah versus fikrah risalah, konstruksi kehidupan yang dibangun dengan landasan dan sistem nilai yang bertentangan dengan petunjuk wahyu, sektarian dan parisal dalam pemikiran dan perilaku, serta bervisi pendek sebatas kehidupan dunia, menolak konsep dan balasan akhirat,” jelasnya.

Selepas Zuhur, acara dilanjutkan dengan Pembukaan SPI Angkatan Kedua. Pembukaan yang sederhana ini diawali dengan pemaparan tata tertib peserta selama perkuliahan oleh Kepala Sekolah SPI Jakarta, Muhamad Irfan Nail, kemudian dilanjutkan dengan diskusi awal mula dibentuknya SPI serta visi dan misinya oleh Koordinator Pusat ITJ, Ade Candra.

Dalam kesempatan kali ini, Muhamad Irfan Nail menjelaskan beberapa tata tertib yang telah disepakati oleh pengurus SPI. Ade Candra, dalam diskusinya, menyampaikan harapan agar para peserta SPI bisa menjadi para pejuang dakwah yang bisa mempertanggungjawabkan kesempatan yang ada, karena SPI adalah buah kerja keras dari banyak orang, termasuk para donatur.

SPI ITJ periode kedua di Jakarta sedianya akan digelar selama bulan Maret hingga Mei 2015. Pesertanya adalah para aktivis dakwah dari berbagai kelompok masyarakat di sekitar wilayah Jabodetabek. Program SPI terdiri dari dua belas kali perkuliahan yang khusus bagi peserta SPI dan empat kali Studium Generale yang terbuka untuk umum.*/Ajeng Wismiranti

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Harus Pacu Industri Halal
Tulisan selanjutnya Pimpinan Umum Hidayatullah Ingatkan Kadernya Tak Terpengaruh Syiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?