Hidayatullah.com–Prof. Dr. Wan Suhaimi Wan Abdullah, dosen CASIS Malaysia, dalam Seminar “Pengukuhan Akidah Ahlu Sunnah Wal Jama’ah dalam Dunia Melayu”, menjelaskan bahwa pentingnya memahami akidah Aswaja yang benar karena akidah adalah bagian dari pandangan hidup Islam.
“Banyak kajian-kajian Islam yang asalnya bukan dari muslim tapi dari orientalis. Karena itu, akidah sebagai pandangan Islam itu penting”, jalasnya dalam seminar sehari tsb.
Wan Suhaimi menegaskan bahwa kejahilan saat ini menyebabkan krisis di dunia Islam.
Sebagai dasar dari worldview Islam, maka tema-tema tentang Tuhan, wahyu, insan, ilmu dan lain-lain.
” Kekeliruan sikap manusia adalah krn kekeliruan worldview. Dan worldview berdasarkan akidah Islam”.
Tantangan akidah itu ada dua, internal dan ekaternal. Tantangan internal antara lain; kebodohan, dan kekeliruan agama.
Sedangkan tantangan eksternal akidah Islam berupa aliran – aliran pemikiran asing seperti sekularisme, materialisme, dan saintisme. Faham saintisme ini meyakini kebenaran itu hanya bertumpu pada kaidah empiris saja.
Akibat langsung dari tantangan eksternal ini adalah umat Islam kurang perhatian pada pembinaan rohani dan penolakan pada otoritas.
Penolakan pada otoritas adalah menyamakan kedudukan antara orang berilmu dan orang jahil.
Untuk menyelesaikan tantangan tersebut, harus ditangani melalui bidang pendidikan, pemahaman yang serius dan pemantauan kualitas dan dialog-dialog yang sehat.*/kiriman Ahmad K Hasib