Hidayatullah.com—Mendekati akhir tahun 2022, Sekolah Pemikiran Islam (SPI) terus menyibukkan dirinya dengan berbagai kegiatan. Hal ini ditegaskan oleh Akmal Sjafril, pendiri sekaligus Kepala SPI Pusat, dalam sebuah wawancara yang dilakukan via aplikasi Whatsapp, Selasa (29/11/2022).
“Alhamdulillaah, dengan keadaan yang semakin mendekati normal ini, kita sudah bisa berkegiatan lebih bebas. Setelah dua tahun SPI mengadakan kegiatan secara online, maka sejak pertengahan 2022 ini kami sudah mulai berkegiatan secara offline,” ungkap penulis buku Islam Liberal 101 ini.
Saat ini, tiga cabang SPI telah aktif menyelenggarakan kursus singkat secara normal seperti sebelum pandemi. Ketiga cabang itu adalah SPI Jakarta, Bandung dan Jogja.
“SPI Jakarta dan Bandung sama-sama telah menyelesaikan masa belajar di semester pertama, sedangkan SPI Jogja insya Allah akan mengakhiri semester pertamanya di bulan Desember,” ujar Akmal.
Selain mengadakan kursus singkat, SPI juga telah mengadakan berbagai kegiatan lainnya. “Kegiatan offline kami yang pertama adalah temu kangen alumni SPI yang diadakan di Jakarta pada akhir Mei lalu. Setelah itu, kami masih sempat mengadakan Kursus Singkat ‘Kenang-kenangan Hidup Buya Hamka’, dan itu adalah kegiatan online kami yang terakhir,” ujanrya.
Sampai saat ini, SPI telah membuka cabangnya di empat kota; Jakarta, Bandung, Tangerang dan Jogja. Memasuki 2023, beberapa cabang baru juga telah dipertimbangkan, antara lain di Bekasi, Bogor, Surabaya dan Padang.*/SPI Media Center