Hidayatullah.com– Yayasan Persaudaraan Sejati mengadakan pelatihan pengobatan ala Nabi (thibbun nabawi) dengan menghadirkan Praktisi Hebal Muhammad Hanif.
Pelatihan yang dihadiri sebanyak 25 peserta ini diadakan selama dua hari, Sabtu-Ahad (25-26/ 11/2017).
Bertempat di Masjid Nurul Iman Senaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Muhammad Hanif dalam pemaparan di hadapan para peserta pelatihan, menyampaikan pesan penting, agar tidak mudah puas dengan pelatihan yang diadakan dua hari ini saja. Namun harus senantiasa menambah ilmu dalam kondisi apapun.
“Jangan mudah puas diri usai pelatihan ini, ya harus belajar terus,” pesan pemilik Klinik Natura yang berada di bilangan Margonda, Depok, Jawa Barat ini.
Pria yang juga sudah melanglang buana menangani pasien dan telah banyak bekerja sama dengan dokter di rumah sakit ini, memberikan kesannya selama menjalani proses pengobatan pasiennya. Bahwa kata dia, ilmu pengobatan tradisional dan modern sejatinya harus berjalan seiringan.
“Ya seharusnya pengobatan modern dan tradisional (herbal) harus berjalan seiringan,” tambah hanif yang juga ahli pengobatan akupuntur ini.
Pada hari pertama, peserta langsung diajarkan bagaimana berbekam basah, dengan mengenalkan titik bekam basah secara langsung. Pada hari kedua, pemberian pelatihan berupa ilmu pengobatan akupuntur dan totok.
Sedangkan tujuan panitia diadakan kegiatan pelatihan ini sebagai bekal kepada para dai dan daiyah dalam berdakwah di tengah masyarakat.
“Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan bekal kepada para dai dan daiyah ilmu thibbun nabawi, seperti: bekam basah, totok tulang pungung, dan racikan herbal dari tumbuhan,” harap Sarjono.
Acara ini juga didukung oleh Perkumpulan Dai Gunung Kidul, Dewan Kemakmuran Masjid Nurul Iman, dan BMH.* Kiriman Muhammad Adianto, pegiat komunitas menulis PENA NTT