Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Gamal Albinsaid: Bayangkan, Sudah 1400 Tahun Wakaf Utsman bin Affan Terus Berkembang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 November 2020 06:39 6:39 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 November 2020 06:39
Bagikan
Gamal Albinsaid pada Aksi Wakaf Fest 2020 gelaran Baitul Wakaf
Bagikan

Hidayatullah.com– Istilah sociopreneurship dalam beberapa tahun belakangan ini semakin populer di kalangan masyarakat. Sociopreneurship atau wirausaha sosial adalah bentuk wirausaha yang mengedepankan aspek sosial dalam bisnisnya. Bukan profit semata.

Sosok sukses yang mengembangkan sociopreneurship di Indonesia adalah Gamal Albinsaid. Dokter muda ini pernah mendapatkan penghargaan HRH (His Royal Highness) The Prince of Wales Young Sustainability Entrepreneurship dari Cambridge, Inggris. Satu penghargaan internasional yang mengakui prestasi dokter Gamal mengelola klinik asuransi premi sampah.

Gamal menyisihkan 511 wirausahawan muda dari 90 negara. Ia menginspirasi anak muda dunia untuk peduli pada masalah yang dihadapi masyarakat umum, terutama terkait lingkungan, sosial, dan kesehatan.

Pada acara Aksi Wakaf Fest 2020 bertema Wakaf dan Sociopreneurship Mindset yang digelar Baitul Wakaf secara virtual (29/10/2020), Gamal menceritakan kisah suksesnya.

Menurut Gamal, klinik asuransi sampah yang ia rintis adalah upaya menyelesaikan dua persoalan sekaligus. Yakni persoalan kesehatan dan sampah. “Kesehatan masyarakat terjaga, persoalan sampah pun teratasi,” ujar Gamal.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Menjadi pelaku sociopreneurship, jelas Gamal, harus siap menanggung risiko. Inti dari wirausaha sosial bukan untuk mencari keuntungan materi. Tetapi memberi keuntungan signifikan kepada masyarakat dengan ide inovatif.

“Jadi harus bersiap tidak digaji tetap. Kemudian harus konsisten. Jangan sampai tidak berlanjut, harus konsistensi pada misi,” ungkap dokter lulusan Universitas Brawijaya Malang ini.

Soal ide inovatif ini sangat penting bagi yang ingin memulai wirausaha sosial. Dikatakan Gamal, salah satu tantangan yang dihadapi pelaku wirausaha sosial adalah masalah pendanaan. Dengan ide inovatif dan konsistensi akan mendatangkan sponsor atau funding dari pihak lain.

“Inovasi itu penting. Di Jawa Timur terdapat ribuan klinik kesehatan. Tapi kami dirikan klinik sampah. Itu yang kemudian mendatangkan funding,” jelas Gamal.

Kemudian, bisa juga wirausaha sosial dikembangkan berbasis wakaf. Gamal mencontohkan wakaf sumur yang dilakukan oleh Utsman bin Affan. Utsman membeli sumur seharga 20.000 dirham atau Rp 5 miliar dan mewakafkan untuk kaum Muslimin yang kekurangan air.

Kemudian dari sumur itu melebar menjadi kebun yang luas, wakaf itu kemudian dirawat kekhalifahan Islam, lalu beralih ke tangan Kerajaan Arab Saudi. Hingga hari ini kebun wakaf itu masih tumbuh 1.550 pohon kurma. Keuntungannya mampu membeli sebidang tanah yang kemudian dibangun hotel bintang lima dekat Masjid Nabawi.

Hotel ini bernama hotel Utsman bin Affan dengan keuntungan per tahun diperkirakan senilai 50 juta real atau lebih dari Rp 177 miliar. Keuntungan dari semua wakaf itu separuh diberikan kepada anak-anak yatim dan fakir miskin. Separuhnya digunakan mengembangkan wakaf Utsman bin Affan yang tersimpan dalam rekening wakaf yang bernama Utsman bin Affan.

“Bayangkan, sudah 1400 tahun wakaf Utsman bertahan. Bahkan terus berkembang, ini berawal dari wakaf sumur,” kata Gamal mengakhiri pembicaraan.

Selain Gamal, pada Aksi Wakaf Fest 2020 edisi Oktober ini hadir pula pembicara Uzroni Al Fatih, inovator pemberdayaan bidang peternakan yang juga owner Villa Domba dan disupport wakaf produktif oleh Baitul Wakaf untuk mengembangkan peternakan lokal di Cirebon.* (BW)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul WakafGamal AlbinsaidUtsman bin Affanwakaf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketum Hidayatullah: Sinergi Keummatan secara Nasional Sangat Dibutuhkan
Tulisan selanjutnya Tengok, Siapa Karib Kita!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

genosida bosnia
Berita

Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Berita
28 Agustus 2026 02:27
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?