Hidayatullah.com– Indonesia harus memiliki piranti keuangan yang sesuai dan selaras dengan masyarakatnya, yakni piranti keuangan dan bisnis syariah, kata Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Untuk mencapai hal itu, ada empat hal yang menjadi fokus pemerintah saat ini.
Yaitu, kata Wapres Ma’ruf, pengembangan perluasan produksi produk halal, produsen produk halal, keuangan syariah, dan ekonomi atau bisnis syariah.
Atas dasar tersebut, Wapres mengharapkan semua pihak terkait bisa terus bergerak bersama demi lancarnya pengembangan ekonomi syariah.
“Saya ingin ekonomi dan keuangan syariah menjadi pendorong terjadinya arus baru ekonomi di Indonesia,” ujarnya dalam pembukaan kegiatan ISEF dan Indhex 2019, kegiatan ini dilaksanakan pada pekan ini sejak Rabu hingga Ahad (17/11/2019).
ISEF 2019 dinilai menjadi platform ekonomi syariah terbesar yang mengumpulkan pemangku kepentingan serta pegiat di bidang ekonomi syariah dan halal.
Selain pameran, ISEF 2019 juga terdiri dari banyak kegiatan, antara lain talkshow, business matching & coaching, exhibition fair, serta hiburan. Business Matching dan Coaching dan Exhibition Fair berlangsung sepanjang Indhex-ISEF 2019, menghadirkan lebih dari 100 pameran produk halal, fesyen muslim, wisata halal, kopi, dan lainnya.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengaminkan ucapan Wapres. Menurut Perry, saat ini ekonomi dan keuangan syariah Indonesia telah mendunia, menjadi motor dan model ekonomi yang sustainable dan inklusif.
Ia mengatakan, ekonomi syariah Indonesia sudah menjadi arus baru pengembangan ekonomi dunia. Menurutnya, hasil nyata sudah terlihat pada beberapa tahun akhir-akhir ini, dimana ekonomi terus berkembang. “Pesantren, UMKM, mata rantai industri halal sudah semakin maju,” sebutnya kutip website LPPOM MUI (13/11/2019).
Kata Perry, pada bidang keuangan syariah, pemerintah menerbitkan global sukuk, ini merupakan yang terbesar di dunia. Mobilisasi zakat dan wakaf menjadi sumber ekonomi produktif ke depan.
Sedangkan pada pilar riset dan edukasi ada penelitian, sertifikasi halal, dan kampanye halal yang semakin masif. Ia pun berharap, dengan terselenggaranya Indhex-ISEF 2019 dapat mempersatukan bangsa Indonesia, sehingga negara ini menjadi sebagai pusat ekonomi syariah dunia.*