Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ekonomi Syariah

Gerakan Literasi Ekonomi Syariah Harus Sistematis-Berkelanjutan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Juni 2019 04:59 4:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juni 2019 04:59
Bagikan
Peserta Pelatihan Baitut Tamwil Hidayatullah oleh Micro Finance di Bandung, Jawa Barat, Rabu (19/06/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Gerakan literasi ekonomi Islam yang sistematis dan berkelanjutan sebuah keharusan, agar masyarakat Indonesia menjadi lebih terbuka dan familiar terhadap ekonomi Islam.

“Masih rendahnya pemahaman umat Islam di Indonesia sangat memprihatinkan. Inilah yang menyebabkan kondisi perekonomian umat Islam di Indonesia masih jauh dari angka ideal.”

Poin inti inilah yang disampaikan oleh praktisi ekonomi Islam ini Asih Subagyo dalam paparan materinya di hadapan seluruh peserta Pelatihan Dasar Calon Pengurus dan Pengelola Baitut Tamwil Hidayatullah yang digelar di Pesantren Hidayatullah Bandung, Jawa Barat, baru-baru ini.

Rendahnya pemahaman umat Islam di Indonesia disebabkan salah satu faktornya karena masih minimnya literasi ekonomi Islam itu sendiri. Ini bisa dilihat masih minimnya peran ulama dan dai dalam menyampaikan materi ekonomi Islam dalam kajian-kajiannya baik di masjid, majelis taklim, maupun di media sosial.

Masih katanya, umat juga masih sulit mendapati buku-buku atau tulisan tentang ekonomi Islam, karena sebagian besar di perpustakaan dan toko buku hanya tersedia buku-buku agama dalam materi ibadah dan kisah-kisah saja.

Baca Juga

Komitmen MUI Kembangkan Ekonomi Syariah
Komitmen MUI Kembangkan Ekonomi Syariah
Baitul Wakaf Jalin Kemitraan Strategis dengan Fundex di ISEF 2023
Gara-gara Paylater, Makin Banyak Gen Z Terlilit Utang yang Membengkak
Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel
Indonesia Ajak Anggota OKI Majukan Industri Halal

Tambah lagi, para ulama yang memahami fiqih muamalah atau ekonomi Islam masih relatif sedikit dan hanya sebatas orang-orang yang berada di DSN-MUI atau lembaga terkait yang memahaminya. Akibatnya, pemahaman masyarakat mengenai ekonomi Islam masih terbilang minim karena kajian-kajian di masjid dan majelis taklim mayoritas diisi dengan fiqih ibadah daripada fiqih muamalah.

Baca: HMF Ingin Majukan Ekonomi Umat Lewat BTH

Sementara, di pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tertua saja, masih banyak yang belum menjadikan fikih muamalah sebagai kurikulum atau bahan ajarnya.

Bayangkan di lembaga-lembaga Islam lainnya, seperti sekolah Islam tentu masih sangat sulit diharapkan. Sehingga anak-anak Muslim generasi milenial saat ini masih sangat minim pemahamannya terhadap ekonomi Islam.

Oleh karena itu, besarnya peran ulama, ahli ekonomi Islam dan para dai dalam menyemarakkan kajian ekonomi Islam, sangat dibutuhkan.

Ulama, ahli ekonomi Islam dan para dai sejatinya mempunyai peran “sakral” dalam menjadi agent of change di masyarakat, karena mereka adalah orang yang bisa menjadi penggerak dan katalisator untuk mengajak masyarakat dalam membangun ekonomi umat.

Masih dalam paparan materinya, Asih Subagyo juga menjelaskan posisi Indonesia sebagai negara dengan 85 % mayoritas Muslim. Maka tentu Indonesia mempunyai potensi dan peluang besar sebagai pusat ekonomi Islam di dunia ini.

Namun faktanya, indeks literasi keuangan Islam yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan tahun 2016 masih berada di angka 8,11 persen, artinya pemahaman masyarakat Indonesia mengenai ekonomi Islam masih minim.

Apalagi keberadaan literasi dan inklusi keuangan Islam mempunyai hubungan yang erat, sehingga indeks inklusi keuangan syariah pun masih terbilang kecil di kisaran 11,06 persen pada tahun 2016. Realita ini sepatutnya menjadi perhatian bagi para pemerhati ekonomi syariah di Indonesia.

Terakhir, Asih Subagyo yang juga mendapat amanah sebagai Kabid Perekonomian DPP Hidayatullah ini berharap seluruh peserta acara itu bisa menjadi pionir dan pelopor untuk ikut menyemarakkan kajian ekonomi syariah dimanapun berada.* Kiriman Hidayatullah/Sekretaris Hidayatullah Micro Finance (HMF)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ekonomi IslamEkonomi Syariahekonomi umatkeuanganliterasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saksi Fakta Jokowi dinilai Blunder Untungkan Prabowo di MK
Tulisan selanjutnya Rumah Dai Hidayatullah Ludes Terbakar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Berita
2 September 2026 21:40
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Ekonomi Syariah

KTT Halal Dunia dan Pameran Halal OKI ke-9, Erdogan: Pasar Halal Makin Disukai Semua Kalangan

25 November 2022 09:40
Ekonomi Syariah

Ibnu Sina dan Konsep Negara Adil Makmur

12 November 2022 22:10
Ekonomi SyariahNasional

Inilah 8 Standard Kehalalan Kosmetik Berdasarkan Fatwa MUI yang Perlu Diketahui

4 November 2022 23:20
Ekonomi SyariahNasional

MUI: Keuangan Syariah Instrumen Perkuat Pembiayaan UMKM

25 Oktober 2022 17:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?