Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

Berselisih, Warga AS Ditangkap Saat Melakukan Umrah

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 November 2022 01:31 1:31 am
Ahmad
Dipublikasikan 14 November 2022 06:00
Bagikan
Mohammad Saleem (AFP)
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang warga negara Amerika Serikat (AS) ditangkap di Arab Saudi setelah terlibat perselisihan dengan petugas keamanan saat melakukan umrah, kata seorang juru bicara keluarga kepada AFP.

Mohamad Salem ditangkap pada 1 November dan telah dipindahkan ke fasilitas keamanan maksimum yang biasanya menampung tahanan politik terkenal dan tersangka teroris, kata Abdallah melalui telepon dari Michigan, AS, tempat Salem tinggal.

Terdakwa adalah salah satu dari beberapa warga AS yang baru-baru ini bentrok dengan otoritas Saudi, karena ketegangan meningkat antara dua mitra lama atas pasokan minyak global. Menurut Abdallah, Mohamad, 63, berasal dari Yaman, pergi ke Arab Saudi bersama kedua putranya untuk menunaikan umrah di Masjidil Haram di Makkah.

Salem, 63 tahun asal Yaman, melakukan perjalanan ke Arab Saudi bersama dua putranya untuk menunaikan ibadah umrah di Masjidil Haram di Makkah, kata Moughni. Saat mengantre, ia terlibat cekcok mulut dengan petugas keamanan yang memisahkannya dari anak-anaknya.

Kemudian, dua pria mendekatinya, mengatakan bahwa mereka berasal dari Libya dan menanyakan apa yang terjadi. Kedua pria itu ternyata adalah agen Saudi yang menyamar, dan Salem ditahan, kata Moughni.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

Pejabat Saudi dan kedutaan AS di Riyadh tidak segera menanggapi permintaan komentar. Moughni mengatakan kedutaan telah memberi keluarga Salem daftar kemungkinan pengacara, tetapi sejauh ini tidak ada yang setuju untuk menangani kasus tersebut.

Moughni mengatakan kepada AFP bahwa dia berharap ketidaksepakatan politik antara Riyadh dan Washington tidak akan mempengaruhi bagaimana Salem diperlakukan. Kedua negara berselisih mengenai dorongan Arab Saudi untuk memangkas produksi minyak, yang Gedung Putih katakan sama dengan berpihak pada Rusia dalam perang Ukraina.

Kerabat Mohamad tidak tahu apakah dia telah didakwa atau sebaliknya. Mereka prihatin dengan kesejahteraan dan kondisi Mohamad yang dipindahkan ke Penjara Pusat Dhahban, di mana Amnesty International sebelumnya telah mendokumentasikan tuduhan penyiksaan melalui sengatan listrik dan cambuk.

“Harapannya rakyat tidak harus menderita karena perselisihan. Faktanya, kita (Arab Saudi dan AS) adalah sekutu, harus ada beberapa manfaat menjadi sekutu,” kata Mogni.

Moughni mengatakan itu ‘keterlaluan’ untuk berpikir bahwa Mohamad pantas mendapatkan perlakuan kasar. Ia mengatakan, masalah ini bukanlah kejahatan serius.

“Apa yang dia katakan tidak berarti dia ingin melakukannya. Mungkin dia hanya marah,” katanya sambil menggambarkan Nabi Muhamad sebagai sosok yang “menghormati orang” dan “takut kepada Allah”.

Dia mengatakan, yang diinginkan keluarga adalah berdoa agar pemerintah Arab Saudi berbelas kasih dan dapat menemukan solusi.

Minggu ini, Carly Morris, seorang wanita Amerika yang secara terbuka menuduh mantan suaminya di Saudi menjebak putri mereka di kerajaan di bawah apa yang disebut undang-undang perwalian, ditahan sebentar tetapi kemudian dibebaskan. 

Bulan lalu, keluarga Saad Ibrahim Almadi, seorang warga AS berusia 72 tahun asal Saudi, mengatakan bahwa dia telah menerima hukuman penjara 16 tahun tampaknya karena unggahan Twitter tentang topik termasuk perang di Yaman dan pembunuhan jurnalis Jamal Kashoggi pada 2018.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatumrah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Youtuber Rudi Simamora Diringkus Aparat setelah Videonya Viral Ingin ‘Menguliti Tuhan’
Tulisan selanjutnya Wali Kota Fairid Minta Masjid Palangka Raya Ramah Anak dan Kaum Disabilitas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?