Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

Biro Haji-Umrah Dinilai Harus Utamakan Dakwah, bukan Bisnis

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2016 10:48 10:48 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 22 Oktober 2016 13:00
Bagikan
Umrah arab Saudi
[Ilustrasi] Jamaah calon umrah di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, sebelum terbang ke Tanah Suci di Arab Saudi.
Bagikan

Hidayatullah.com– Menjalankan usaha biro perjalanan haji dan umrah sebaiknya betul-betul dilandasi niat karena Allah. Yaitu untuk menjalankan perintah dakwah, mengajak umat ke Baitullah.

Sebaliknya, usaha tersebut bukan atas dasar kepentingan bisnis dan keuntungan materi duniawi semata.

Pesan-pesan tersebut terungkap dalam sebuah acara silaturahim dan diskusi seputar usaha biro haji dan umrah di Depok, Jawa Barat, baru-baru ini.

Di samping itu, usaha biro haji-umrah tak bisa dilepaskan dari sisi bisnis. Maka pengelolaan yang profesional menjadi suatu kemutlakan.

Konsultan bisnis dan manajemen, Dr Abdul Mannan, SE, MM, mengatakan, biro haji-umrah mesti berhati-hati dan cermat dalam berbisnis melalui jalur ini. Sebab, unsur-unsur godaan duniawi sangat kuat.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

“Artinya, bisnis ini bisikan manis,” ujar pria yang berpengalaman menggerakkan usaha biro haji-umrahnya selama 12 tahun ini mewanti-wanti.

Ia pun mengingatkan agar para pelaku usaha ini berbisnis dengan hati nurani dan akal sehat. Mereka diimbau untuk menghindari praktik-praktik usaha yang menghilangkan keberkahan, seperti melakukan kecurangan.

Pesannya, dalam melakukan berbagai perhitungan dan perencanaan usaha, segala resiko dan konsekuensi sudah harus siap ditanggung. [Baca juga: Wagub Kaltim: Travel Umrah Murah Harus Tetap Profesional]

Membantu Muslim Beribadah

Dalam diskusi itu juga terungkap, faktor niat awal menentukan perjalanan dan perkembangan usaha biro haji-umrah. Banyaknya biro yang bertumbangan saat ini, dinilai karena faktor tujuan awal dibangun untuk bisnis semata.

Diketahui, di Indonesia, banyak terjadi jatuhnya usaha berbagai biro haji-umrah antara lain akibat kasus penipuan dan penelantaran jamaah.

Peserta diskusi lain, Hamzah Husain, mengatakan, usaha biro haji-umrah, selain dikelola profesional, juga harus diawali niat karena panggilan agama. Yaitu dalam rangka dakwah dan sosial.

“Berawal dari niat ingin membantu orang ibadah kepada Allah (dengan berhaji-umrah),” ungkapnya.

Ia mengatakan, agar biro haji-umrah dipercaya oleh umat, kiat pertama, ketergantungan kepada Allah dalam pengelolaannya jangan sampai lepas.

“Yang menggerakkan hati orang itu untuk daftar umrah atau haji bukan kehebatan orang travel atau karena travel itu bagus. Tapi yang menggerakkan orang-orang itu percaya dan mau daftar di travel karena Allah yang menggerakkan,” ungkapnya.

Kedua, berniat untuk membantu orang dalam beribadah ke Baitullah. Harus dengan niat tulus dari lubuk hati terdalam.

“Semata-mata mengharap keridhaan Allah, maka Insya Allah semua Allah yang gerakkan hati-hati hamba-Nya,” jelasnya.

Kiat lainnya adalah memperbanyak silaturahim ke berbagai tokoh dan lembaga Islam, di antaranya guna memperluas jaringan.

Kepercayaan dan Pemasaran

Miftahus Salam, peserta diskusi lainnya, mengatakan, faktor penting lain dalam usaha tersebut adalah kepercayaan dan jaringan pemasaran.

“Bicara travel (haji-umrah) bicara kepercayaan dan marketing,” ujarnya. Kedua hal itu pun harus dikelola dengan manajemen yang baik dan handal.

Tentu, tak kalah penting adalah hitung-hitungan bisnis dan profesionalitasnya, harus dikalkulasi secara cermat dan tidak asal-asalan.

“Kita harus ada hitungan matematikanya,” ujar Hamzah, Direktur Utama PT Arafah Tamasya Mulia (ATM) ini.

Sementara dari sisi dakwah dan sosial, kata dia, biro haji-umrah sepatutnya rutin menyisihkan keuntungannya untuk kegiatan agama dan kemasyarakatan. Misalnya dengan menyumbang dana bagi pesantren tahfizh al-Qur’an.

Ia mengaku, ATM, yang izin usahanya terbit sebentar lagi dari Kementerian Agama itu, sudah beberapa kali memberangkatkan umrah gratis jamaah kalangan menengah ke bawah.

“Keinginan saya tahun depan bisa memberangkatkan 450 orang ke Tanah Suci dengan gratis,” ungkap pria 28 tahun ini, seraya memohon doa dari belasan pegiat dakwah, sosial, dan ekonomi peserta diskusi terbatas itu. [Baca juga: Marak Jamaah Gagal ke Tanah Suci, ATM Canangkan Umrah Gratis]*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Arafah Tamasya Muliabiro haji umrahbisnisdakwahInfo Haji & Umrahpengusahasosialtravel haji dan umrah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Doa Ayah Hantarkan Imam Al Ghazali Jadi Ulama Besar
Tulisan selanjutnya Bogor dan Majalengka Raih “Daerah Halal Terbaik 2016”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?