Hidayatullah.com– Tokoh Yahudi terkemuka Simon Wiesenthal menyerukan pada anggotanya untuk berhati-hati terhadap serangan ‘Jihad elektronik’ yang akan dilakukan kelompok pejuang Hamas pada Yahudi. Pernyataan ini disampaikan Rabu, (27/11) lalu di Los Angeles. Menurutnya, ini berdasarkan seruan Hamas yang telah menyeru pengikutnya melakukan “Jihad elektronik” selama 3 hari terhadap semua situs Yahudi di internet. Rabi Abraham Cooper, kepala organisasi Yahudi di Los Angeles memberitahukan bahwa salah satu pusat penyelidikan mereka telah mendapi 2 website berbahasa Arab yang melakukan kampanye ‘hacking’ terhadap situs-situs Yahudi yang dimulai pada 29 November ini. Menurut Cooper, kedua-dua pihak saling memasuki sistem diantara satu sama lain iaitu diantara Islam dan Israel, tetapi pada minggu ini terdapat sesuatu yang membimbangkan dimana salah satu website memberi panduan bagaimana untuk melakukan ‘hacking’. “Banyak ditemukan ‘hacking’ diantara website Israel dan Islam semenjak Intifadah 2 tahun yang lalu”, katanya pada Reuter. Coopers mengatakan bahwa salah satu website yang ia jelaskan itu kelihatan mempunyai hubungan dengan Hamas. Hamas adalah kelompok pejuang Palestina yang terus melakukan berbagai perlawanan terhadap Israel. Perjuangan melawan penjajahan Israel di bumi Palestina, sejauh ini makin berkembang dengan makin maraknya ‘bom syahid’. Perlawan dengan meledakkan diri di tempat musuh ini tidak tidak hanya semakin menjadikan Yahudi takut. Bahkan dikabarkan telah menjadikan anak emas Amerika ini telah mengalami kebangkrutan secara perlahan-lahan semenjak tahun 1993. Kini, pasca ‘bom syahid’, nampaknya internet telah menjadi wadah perang baru bagi negara yang memusuhi Israel. Bahkan menjadi medan pertempuran baru perang elektronik. (arn/ann/cha)