Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

TV Asing Banyak Sembunyikan Fakta di Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 April 2003 10:55 10:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 April 2003 10:55
Bagikan
Bagikan

Wartawan Malaysia menduga banyak stasiun TV asing yang menyembunyikan kebenaran dan fakta liputan di Iraq. Dugaan itu adalah banyaknya fakta yang sesungguhnya sedang terjadi namun tidak banyak diberitakan di negeri 1001 malam itu. Dugaan ini disampaikan oleh wartawan Berita Harian (BH), Malaysia yang berkesempatan ke sana dengan beberapa rombongan. Minggu (5/4), lalu, BH yang mendapatkan kesempatan menyaksikan langsung rekaman video mengenai keadaan dan suasana pilu di sebuah rumah sakit di Baghdad. Rekaman yang diperlihatkan pada beberapa kalangan wartawan itu menunjukkan beberapa gambar dan seorang anak lelaki berusia 10 tahun dalam keadaan menjerit kesakitan karena luka di kepala dan hampir sekujur badan. Rekaman ini diperoleh dari seorang petugas medis dari Mercy, Malaysia. Dr. Jamilah Mahmud. Rekaman lengkap berupa suara-suara jeritan kesakitan anak-anak seperti itu memang jarang diperoleh apalagi dari stasiun TV asing yang selama ini dikenal sangat pro Amerika Serikat (AS). Jamilah, yang juga langsung turun di lapangan dan berdasarkan sumber terpercayanya, di Bagdad, diperkirakan 100 wearga Iraq mati dalam sehari. Sasaran kekejaman AS dan sekutunya itu adalah wanita dan anak-anak yang kini ditempatkan di beberapa rumah sakit sekitar Baghdad. Sebuah rumah sakit, paling tidak, menerima tidak kurang 120 orang cidera setiap satu jam akibat bom. 70 persennya adalah anak-anak. Mereka luka akibat serpihan bom, roket, tembakan senjata dan runtuhan bangunan. Sayang Jamilah tidak menunjukkan nama rumah sakit bergaitan dengan gambar vidio yang dia peroleh karena alasan keamanan. Minggu lalu, 30 orang wartawan asal Malaysia diberangkatkan oleh pemerintah setempat untuk meliput langsung peristiwa yang terjadi di Iraq. Pengiriman ini berkaitan dengan berbagai fakta dari beberapa agen media asing yang selalu menyembunyikan kejadian sesungguhnya dan sangat pro AS. Kabarnya, Malaysia sedang menyiapkan stasiun TV yang dirancang menjadi pendamping Al-Jazeerah untuk menyaingi CNN dan Reuter. (bh/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Malaysia Tangkap Pencuri “Mafia Palembang”
Tulisan selanjutnya Analis Barat Setuju OPEC Dibubarkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Bantah Pejabat Iraq Perihal Pembelian 25 Tanker Minyak dan Dampaknya

Berita
26 September 2026 14:08
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
Hujan Deras Merendam Bangkok
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’

Terbaru

  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?