Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Minuman Keras Beredar Marak di Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 April 2003 13:50 1:50 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 April 2003 13:50
Bagikan
Bagikan

Boleh percaya boleh tidak. Setelah rezim Saddam jatuh, kehidupan secara liberal sedang melanda warga Iraq. Di kota-kota Iraq, kini bisa melihat berbagai kemaksiatan. Salah satunya adalah maraknya minuman keras dan beralkohol.

Di Baghdad, misalnya, segala jenis minuman keras, seperti beralkohol, wiski dan bir dijual bebas di jalan-jalan. Padahal sebelumnya, di saat Saddam berkuasa, barang-barang seperti itu dilarang diedarkan.

Kendati partai Saddam, Ba’ats dikenal berhaluas sosialis dan bersifat nasionalis-sekuler, pemerintah Saddam tetap mengakui Islam sebagai agama resmi. Karena itulah barang-barang segala jenis maksiat secara formal tetap dilarang. Kecuali sebagaian kecil masyarakat non-muslim yang hanya diperbolehkan menkonsumsi.

Beberapa waktu lalu, Mohammad Mohsen al-Zubaidi, tokoh opisisi Iraq yang mengkalim diri menjadi Gubernur di wilayah Baghdad menjanjikan konstitusi baru Iraq masa depan akan berlandaskan Islam.

Aliran Komunis Mulai Unjuk Gigi

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selain barang maksiat, kini kelompok-kelompok berhaluan komunis juga mulai menampakkan dirinya. Beberapa waktu lalu, seperti dikutip ArabNews.com, Partai Komunis Iraq (PKI) menyatakan kembali membuka kantor-kantor sekretariat mereka. Selain PKI ada juga Partai Kerja Komunis Iraq (PPKI) dan Organisasi Pregresif dan Komunis Iraq (OPKI) yang dikabarkan telah mulai unjuk gigi. Di masa depan, sejalan dengan kepentingan AS, kelompok-kelompok seperti ini dimungkinan akan terus marak dan subur.

Akankah masyarakat Iraq bisa mengalahkan cenkraman AS dan Yahudi yang juga berniat sama-sama mengingkan ‘Iraq Baru’ yang –tentu saja—berpihak pada mereka? (ap/sy/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gus Dur Minta Hasyim Muzadi Lepas Jabatan PBNU
Tulisan selanjutnya IAIN Surabaya Motori Pelarangan Pakaian Ketat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hadiri Saudi Education Expo 2026, UBN Dukung Penguatan Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Arab Saudi

Berita
1 Agustus 2026 18:27
Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil
Masjid Perlu Dikondisikan sebagai Tempat Berkumpul Anak Muda
Iran Eksekusi Dua Pria Terpidana Mata-mata Israel
Menguak Penyebab Kerusuhan Hindu dan Muslim di Nepal

Terbaru

  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
  • Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
  • Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil
  • Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG
  • Investigasi Drop Site: Ada Pejabat PBB Jadi Informan ‘Israel’
  • Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos
  • Kebohongan Profesor Cambridge Jason Arday yang Diungkap Media
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas Akibat Bom di Lebanon Selatan
  • Malaysia Tegaskan Tak Akan Pulangkan Pengungsi Rohingya Jika Nyawa Mereka Terancam
  • Penjara Seumur Hidup Bagi Pemuda Afghanistan yang Menabrakkan Mobil ke Kerumunan di Munich Jerman

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?