Direktur Jenderal BBC, Gred Dyke dalam sebuah pertemuan anggota jurnalistik mengkritik cara wartawan AS membuat liputan berita perang di Iraq yang penuh semangat patriotik dan tidak kritis akan mengancam kredibilitas media elektronik negara tersebut.
Gred Dyke secara khusus mengkritik Fox News di bawah News Corp Ltd yang dimiliki raja media, Rupert Murdoch dan Clear Channel Communications Inc, operator stasiun radio terbesar di AS yang memiliki 1200 stasiun radio.
“Secara peribadi, saya terkejut dengan AS yang tidak kritis ketika menyiarkan berita perang”.
Jika Iraq dijadikan sebagai bukti, Dyke mencontohkan BBC diantara salah media yang tidak mau mencampur adukkan semangat patriotik dengan etika jurnalistik. Tetapi kenyataan seperti itu tidak berlaku di AS dan kelak akan menjatuhkan kredibilitas berita media elektronik di negara itu.
Dyke mencotohkan Fox News, jaringan media kabel paling popular di AS yang justru hanya jadi corong Bush. (rtr/cha)